Catatkan Sejarah, Pasangan Hendi-Ita Diusung Semua Parpol, Lawan Kotak Kosong

- Sebanyak 14 deklarasi mendukung pasangan Hendi-Ita di Pilwalkot Semarang yang akan digelar 9 Desember 2020.

Deklarasi dukungan dari partai pengusung dan pendukung untuk paslon Hendi-Ita di Pilwalkot Semarang 2020.

SEMARANG – Hendrar Prihadi mencatatkan sejarah baru dalam ajang pemilihan kepala daerah di Kota Semarang. Kembali berpasangan dengan petahana Waki Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, pria yang akrab disapa Hendi tersebut bulat mendapatkan dukungan dari seluruh partai di DPRD Kota Semarang.

Keseluruhan partai tersebut berjumlah 9, yang merupakan partai pengusug. Terdiri dari PDI Perjuangan, Partai Golkar, PKB, Partai Demokrat, PKS, Partai Gerindra, PAN, Partai NasDem dan PSI. Tak hanya itu, ada pula lima partai non parlemen DPRD Kota Semarang yang juga menyatakan dukungan, yaitu PKPI, Partai Hanura, Partai Berkarya, PBB dan PPP.

Deklarasi dukungan dari total 14 partai tersebut pun dilakukan dalam acara deklarasi Paslon Hendi-Ita yang berlangsung di Santika Premier Hotel, Semarang, Selasa (1/9/2020).

Deklarasi dukungan parpol untuk paslon Hendi-Ita di Pilwalkot Semarang 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi yang merupakan calon Wali Kota Semarang petahana menyampaikannya rasa terima kasihnya atas seluruh partai politik di Kota Semarang yang telah mendeklarasikan dukungan kepada dirinya.

Deklarasi dukungan tersebut, kata Hendi, merupakan tahap awal menuju pertempuran yang sesungguhnya pada tanggal 9 Desember 2020.

“Sejarah bagi Kota Semarang, ada pasangan calon yang didukung oleh seluruh partai politik. Alhamdulillah, dan terima kasih semua parpol berkumpul. Kami juga berharap seluruh warga Kota Semarang, pada tanggal 9 Desember 2020 nanti datang ke TPS untuk mencoblos,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hendi berharap selama empat tahun ke depan semua partai yang sudah menyatakan dukungan dapat bersama-sama membangun Kota Semarang lebih baik. Salah satu contohnya pada 2021 mendatang, ada hal urgen yang menurutnya harus dilakukan, yakni membangkitkan ekonomi yang berjalan tertatih atau bahkan terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Ingin kami, jika diridoi Allah, pertandingan dalam konteks pemilu itu hanya bekerja 5 th sekali. Tapi, 4 tahun kedepan kita harus bareng membangun kota Semarang lebih baik dan top markotop,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Hendi-Ita, Kadarlusman menargetkan kemenangan dalam Pilwalkot Semarang 2020 yakni memperoleh suara 90 persen.

“Target ini bisa dipenuhi dengan bersama-sama dengan partai lain untuk mengajak konstituennya dan masyarakatnya agar bisa datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Target kita memperoleh sebanyak 90 persen kemenangan,”ujarnya.

Mengenai strategi pemenangan paslon Hendi-Ita, Pilus, sapaan akrabnya, mengatakan nantinya akan lebih berkomunikasi dengan masyarakat untuk bersama-sama datang ke TPS untuk mencoblos. Sebab di Pilwalkot 2020 tidak ada rival atau calon lainnya, sehingga akan melawan kotak kosong.

“Strategi sama tidak seperti ada rivalnya. Kalau ada rival pastinya strategi berubah ubah,”terang Pilus yang juga Ketua DPRD Kota Semarang ini.

Pihaknya juga akan lebih berkomunuikasi dengan masyarakat untuk datang ke TPS. “Lalu menghalau isu- isu yang dihembuskan terkait situasi pandemi Covid-19 ini, yang akan dimanfaatkan banyak orang yang tidak suka,’’ katanya.

“Sehingga kita bagi-bagi tugas dengan parpol lain untuk bergerak bersama antisipasi hal itu. Begitu juga dengan kalangan milenial, harus ikut dilibatkan untuk menggaet pemilih pemula, akan dilakukan oleh semua partai, tapi tetap mematuhi protokol kesehatan, yakni tidak boleh mendatangkan banyak orang,” tegasnya.

Seluruh partai politik di Kota Semarang yang telah secara resmi mendukung dan mengusung pasangan Hendrar Prihadi dan Hevearita, juga akan bersama – sama mengantarkan pasangan calon tersebut ke KPU Kota Semarang, pada tanggal 4 September 2020.

Secara tekhnis proses pendaftaran pasangan calon yang akrab disapa Hendi dan Ita tersebut juga akan berbeda dari sebelumnya. Sebab untuk menjaga berjalannya protokol kesehatan dalam setiap tahapan Pilwalkot Semarang 2020, jumlah tokoh politik yang akan mengantarkan Hendi – Ita saat pendaftaran, juga akan dibatasi. (duh)

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.