Cak Imin: Terima Uangnya, Pilihnya Tetap PKB!

PKB juga akan menggarap kelompok swing voters atau pemilih yang belum menentukan pilihannya menjadi fixed.

MAGELANG – Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin akan memanfaatkan sisa waktu 30 hari menjelang Pemilu 2019, untuk menjaga seluruh pendukung yang sudah fixed agar tidak mudah digoyang dengan rayuan uang. Ia justru menyarankan pendukung yang dirayu dengan uang untuk menerima, namun pilihannya tetap PKB.

Rapat Konsolidasi PKB di Hotel Atria Magelang, Selasa (12/3/2019). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Saya justru minta kepada pendukung untuk menerima uangnya namun pilihannya tetap PKB,” katanya di sela-sela acara Apel Pemenangan PKB Pemilu 2019, di Hotel Atria Kota Magelang, Selasa (12/3/2019)

Di sisi lain, PKB juga akan menggarap kelompok swing voters atau pemilih yang belum menentukan pilihannya menjadi fixed. Hal itu akan menjadi  prioritas, karena kelompok ini dianggap paling potensial untuk menaikkan perolehan suara bagi PKB dan dukungan bagi calon presiden dan calon wakil presiden Jokowi-Ma’ruf Amin.

Cak Imin menambahkan, segenap kader, pengurus, dan calon anggota legislatif hendaknya melakukan upaya optimal untuk meraih suara dari kelompok swing voters ini.

Dia menyatakan, untuk pemilihan presiden, PKB adalah kekuatan pendukung bagi PDI Perjuangan. Oleh karena itu, dia pun mengingatkan agar PKB terus mengembangkan dukungan di berbagai tempat.

“Saat ini 93 persen pendukung PKB juga mendukung capres Jokowi-Ma’kruf. Tolong dijaga jangan ganti pilihan di saat-saat terakhir,” tegasnya.

Menurutnya, siapa saja kader PKB yang berganti pilihan akan mendapat sanksi keras yakni dipecat dari keanggotaan. Dalam Pemilu kali ini, PKB menargetkan minimal di urutan nomor 2 sama seperti saat Pemilu 2014 lalu.

Sementara, Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori mengaku, pihaknya akan mengeluarkan segenap tenaga pikiran untuk bisa meraih banyak suara. PKB juga akan mengincar 20 kursi legislatif dari yang sebelumnya 13 kursi. Hal itu didasarkan atas penambanhan dapil dan penambahan kursi dari 100 menjadi 120 kursi.

Salah satu upaya untuk memenuhi target tersebut, imbuh Gus Yusuf panggilan akrabnya, adalah dengan melakukan konsolidasi struktur maupun kultur. Di antaranya dengan  konsolidasi pesantren dan juga kekuatan perempuan.

Gus Yusuf yakin target perolehan kursi bisa tercapai, karena NU sangat kuat terutama di jalur-jalur pantura, seperti Pekalongan, Tegal, Brebesa, Demak, Kudus  masih ditambah Magelang dan juga Wonosobo.

Rapat konsolidasi yang diikuti seluruh calon anggota legislatif DPRD kota/kabupaten, provinsi maupun DPR RI ini, diadakan oleh DPW PKB Provinsi Jateng. Dalam kesempatan itu, Cak Imin secara simbolis memakaikan rompi kepada perwakilan para saksi Pemilu. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.