Bupati Turun Tangan, PT Tossa Sepakat Bayar Tunggakan Gaji dan THR

940 Karyawan Di-PHK

Perusahaan memberikan syarat karyawan yang dirumahkan menandatangani surat pemutusan hubungan kerja.

KENDAL – Bupati Kendal Mirna Annisa harus turun tangan untuk menuntaskan perselisihan buruh PT Tossa Shakti. Pihak perusahaan akhirnya menyanggupi membayar tunggakan gaji dan sisa tunjangan hari raya (THR).

Bupati Mirna Annisa menemui buruh PT Tossa Shakti, Kamis (25/7/2019). Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Ratusan buruh PT Tossa Shakti itu sebelumnya menggelar aksi sejak Senin (22/7) dan menyegel pabrik di Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu. Mereka juga mendirikan tenda di depan gerbang sehingga karyawan pabrik terpaksa diliburkan.

Perjuangan 940 karyawan PT Tossa Shakti yang dirumahkan untuk mendapatkan gaji bulan Mei serta sisa THR akhirnya membuahkan hasil. Tuntutan tersebut dikabulkan setelah Bupati Kendal Mirna Annisa menemui buruh yang menyegel pabrik dan bertemu dengan pihak perusahaan, Kamis (25/7/2019) siang.

Bupati yang awalnya hendak bertemu dengan manajemen perusahaan, diadang buruh dan turun dari mobil serta berdialog. Bupati berjanji akan memperjuangan hak-hak karyawan yang seharusnya diberikan perusahaan.

Dalam pertemuan dengan pihak perusahaan, sejumlah perwakilan buruh ikut untuk menyampaikan tuntutannya. Tidak hanya itu Dinas Tenaga Kerja juga dihadirkan untuk memberikan masukan terkait tuntutan karyawan.

“Sudah disepakati untuk gaji bulan Mei akan diberikan kepada karyawan maksimal akhir bulan ini . Sementara untuk kekurangan THR tahun 2018 dibayarkan bulan Agustus dan kekurangan THR tahun 2019 dibayarkan bulan September,” kata Bupati Mirna usai pertemuan.

Buruh PT Tossa Shakti memblokade pabrik untuk menuntut pembayaran gaji dan THR. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Namun demikian, perusahaan memberikan syarat karyawan yang dirumahkan menandatangani surat pemutusan hubungan kerja. “Untuk pesangon akibat dari pemutusan hubungan kerja ini pihak perusahaan berjanji akan memberikannya bulan Oktober secara penuh tidak diangsur seperti yang ditakutkan karyawan,” imbuh bupati.

Sementara itu, Direktur PT Tossa Shakti, Gunawan mengatakan, karyawan yang akan diputus hubungan kerjanya sebanyak 940 orang. “Perusahaan menyanggupi akan memberikan pesangon secara penuh kepada 940 karyawan di bulan Oktober,” jelasnya.

Buruh menyambut senang keputusan dari perusahaan, Bupati Kendal yang menyampaikan langsung hasil pertemuan kepada karyawan disambut teriakan gembira buruh. Perjuangan karyawan menuntut gaji bulan Mei dan kekurangan THR sudah dilakukan sejak Juni lalu. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.