Bupati Kendal Minta Korban Penggusuran Tol Pulang ke Rumah Saudara

KENDAL –  Bupati Kendal Mirna Annisa bersitegang dengan korban penggusuran jalan tol Batang Semarang, Senin (7/5) siang. Warga mendesak Bupati untuk memperjuangkan kenaikan ganti rugi. Namun Bupati Mirna berdalih, ada aturan yang tidak bisa dilanggar.

Bupati Mirna menemui warga korban penggusuran Jalan Tol Batang-Semarang saat mereka bersiap meninggalkan gedung DPRD Kendal. Beberapa warga mengangis histeris mengadukan permasalahan kepada Mirna.

penggusuran tol
Bupati Kendal Mirna Annisa kembali berdialog dengan warga korban penggusuran jalan tol Batang Semarang senin (7/5) siang. Sempat tegang dialog antara warga dan bupati. (Foto: metrojateng.com/edi prayitno)

Menurut warga hasil pertemuan dengan Ombusdman dan DPR RI telah beroleh jawaban, dimana warga menerima ganti rugi yang lebih layak. Warga menuntut pengukuran ulang, karena untuk meminta kenaikan harga ganti rugi tidak mungkin. “Yang kami perjuangkan adalah pengukuran ulang karena banyak yang tidak sesuai,” kata Tunik warga Kertomulyo.

Ketegangan terjadi karena warga emosi, lantaran tidak tahu akan tinggal dimana setelah meninggalkan gedung DPRD Kendal. Sementara, Bupati Mirna Annisa mengatakan warga diminta pulang ke rumah saudaranya untuk mempermudah kegiatan mereka.

Baca juga: 8 Hari Menginap, Warga Korban Penggusuran Tol Diminta Tinggalkan Gedung DPRD Kendal

“Pemkab Kendal bersama BPN akan berusaha melakukan pengukuran ulang sesuai dengan sertifikat atau lahan milik warga yang terkena pembangunan jalan tol,” kata Mirna.

Terakit proses ganti rugi, Bupati Kendal menegaskan akan mengikuti aturan yang sudah ada. “Untuk meminta ada kenaikan harga ganti rugi tidak bisa dilakukan. Karena sudah sesuai dengan peraturan presiden,” imbuhnya. Pemerintah Kabupaten kendal memfasilitasu warga kembali kampung dengan bus milik pemerintah kabupaten Kendal. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 1 = 2

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.