Bupati Demak Dioperasi Bonggol Panggulnya

Terdapat bagian tulang yang retak akibat kecelakaan di Tol Semarang Batang beberapa waktu lalu.

Bupati Demak, Muh Natsir, usai diperiksa dokter di RSUP dr Kariadi, beberapa waktu lalu. (metrojateng.com)

 

SEMARANG – Bupati Demak, Muh Natsir, telah menjalani operasi fraktur tulang bonggol panggul. Operasi dilakukan oleh tim dokter pada hari Kamis (7/3/2019) di RSUP Dr Kariadi Semarang. Sementara hasil pemeriksaan dokter tidak memperlihatkan adanya luka lain selain itu.

Kasubag Humas RSUP Dr Kariadi Semarang, Rochayatun, mengatakan operasi terhadap Bupati Demak pada Kamis berjalan lancar. Muh Natsir memasuki ruang operasi sekitar pukul 10.30 dan sekitar pukul 17.30 sudah kembali ke kamar perawatan. Tindakan itu dilakukan tim dokter untuk memperbaiki bagian tulang yang retak.

“Sudah dilakukan operasi kemarin. Operasi berjalan lancar dan sudah kembali ke ruang perawatan. Operasi pada cidera kaki sebelah kiri bagian atas dilakukan agar bisa pulih kembali, perbaikan bagian tulang yang retak,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (8/3/2019).

Tim dokter RSUP Dr Kariadi Semarang juga telah membahas secara internal terkait kondisi pasien. Hasil rontgen dan pemeriksaan sebelumnya, termasuk CT Scan dan MRI, disimpulkan tidak ada luka lain yang dialami selain kaki sebelah kiri bagian atas atau panggul.

“Hasil pemeriksaan sebelumnya tidak ditemukan adanya kelainan lain. Hanya luka kaki kiri bagian atas,” jelasnya.

Sementara kondisi terakhir pasien terpantau stabil. Hanya kadar gula darah pasien yang masih tinggi. Pascaoperasi, pasien juga belum diperbolehkan mengambil aktivitas berat. Diharuskan menunggu pulih.

“Menyangkut anggota badan gerak atau kaki, paling tidak kan ada ketentuan berapa lama, latihan duduk, kemudian latihan berjalan. Tidak boleh menyangga beban, itu sudah terkait dengan prosedur medis. Sementara harus memakai alat bantu gerak,” pungkas Rochayatun.

Untuk diketahui, Bupati Demak, Muh Natsir, menjadi korban kecelakaan di tol Batang-Semarang pada Minggu (3/3/2019) pukul 03.15. Insiden tersebut mengakibatkan seorang ajudan bernama Febri Dien Terial tewas di lokasi kejadian. Sementara Muh Natsir mengalami patah tulang panggul dan harus dirawat intensif di RSUP Dr Kariadi Semarang. Korban selamat lainnya adalah seorang pengawal pribadi bernama Wijaya dan sopir mobil bernama Ali Ashar. (aka)

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.