Bupati Antono Jamin Kontruksi Jembatan Surobayan Tak Salahi Spek

image
Proyek Jembatan Surobayan di Kabupaten Pekalongan

PEKALONGAN – Bupati Pekalongan, Amat Antono menjamin konstruksi dan material Jembatan Surobayan Kecamatan kedungwuni sesuai spesifikasi teknis (spek) yang ditentukan.

“Di awal pelaksanaan, saat penandatangan MoU dengan pemenang tender sudah saya tegaskan, agar pelaksanaan pembangunan senantiasa tepat waktu, tepat mutu, dan taat hukum,” kata Antono, baru-baru ini.

Pascarobohnya empat kerangka pilar utama jembatan senilai Rp 25 Miliar itu, Antono menegaskan, hal itu tidak berpengaruh terhadap waktu pengerjaan yang ditentukan. “Adanya dugaan konstruksi awal tidak kokoh dan ambrol karena menggunakan besi bekas dan karatan, saya meminta agar kita arif dan bijaksana dalam menyikapi hal tersebut,” ungkapnya.

Antono berujar, robohnya empat pilar itu bukan karena kontruksinya diracik menggunakan besinya karatan.

“Yang karatan bukan besi konstruksinya, namun penyangga konstruksinya dan penyangga itu bukan bagian dari konstruksi jembatan,” jelasnya.

Didampingi jajarannya, Antono mengaku sudah melakukan pengecekan. Hasil pengecekan di lapangan, kata dia, memang empat tiang penyangga sempat roboh. Namun, robohnya bukan disebabkan konstruksinya yang lemah, melainkan karena adanya kesalahan teknis.

“Empat tiang utama jembatan tersebut semula dijadikan satu penyangganya, sehingga tidak kuat. Akhirnya ditata ulang dengan satu tiang satu penyangga. Saat ini sudah berdiri tegak dan siap untuk dicor,” tandasnya.

Antono menyatakan tidak segan untuk memberikan sanksi kepada pelaksana proyek yang melanggar spesifikasi teknis.

Dia optimistis, kejadian tersebut tidak akan menghambat target penyelesaian pembangunan jembatan selama 240 hari kalender. “Desember nanti jembatan sudah bisa dilalui,” pungkasnya. (MJ-21)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

90 − 80 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.