Bulog Siapkan Beras Kebencanaan

Penetapan penyaluran beras kebencanaan itu sesuai Peraturan Kemensos Nomor 20 Tahun 2012 pasal 11 dan 12.

SEMARANG – Perum Bulog Subdivre Semarang menyiapkan beras untuk pangan darurat kebencanaan. Adapun, stok yang disediakan mencapai 100 ton di setiap kabupaten/kota.

Petugas Gudang Bulog Palebon mengecek sampel beras yang siap disalurkan ke masyarakat. Foto: metrojateng.com/anggun puspita

Kepala Perum Bulog Subdivre Semarang, Muchson mengatakan, beras untuk darurat kebencanaan setiap kabupaten/kota memiliki stok 100 ton. “Sedangkan, tingkat provinsi 200 ton,” ungkapnya, Selasa (8/1/2019).

Stok beras disimpan di gudang-gudang Bulog salah satunya Subdivre Semarang. Adapun, beras tersebut dari Kabupaten Kendal, Semarang, Demak, Grobogan, serta Kota Semarang, dan Salatiga

Muchson menjelaskan, penetapan penyaluran beras kebencanaan itu sesuai Peraturan Kemensos Nomor 20 Tahun 2012 pasal 11 dan 12. Dengan syarat, ada penetapan status darurat bencana di daerah tersebut, maka cadangan beras pemerintah (CBP) dapat disalurkan.

“Untuk  mempercepat penyalurannya, setiap kepala daerah tinggal menghubungi Perum Bulog untuk mendistribusikan. Tujuannya agar kebutuhan pangan korban bencana seperti banjir, tanah longsor dan lain-lain dapat terpenuhi. Tapi tentu kita sama-sama berharap tidak ada bencana yang terjadi,” jelasnya.

Mengenai hal tersebut, Perum Bulog sudah mengirimkan surat kepada setiap kepala daerah tertanggal tanggal 24 Oktober 2018. Surat tersebut mengenai kesiapan Perum Bulog untuk menyalurkan bahan pokok dalam rangka kebencanaan.

“Jadi kami selalu menjalin komunikasi. Bagaimana cara penyaluran beras pemerintah untuk masyarakat ini tidak terlambat sampai kepada korban bencana. Yang terpenting sampai dulu, dengan syarat-syarat yang sudah disebut,” katanya.

Diketahui pada periode 2018, Perum Bulog telah menyalurkan 19 ton beras untuk kebencanaan. Beras itu disalurkan di wilayah terdampak bencana di Kabupaten Demak, Kota Semarang, dan Kabupaten Semarang. (ang)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.