BULOG Jateng Pastikan Stok Beras Aman

*Kegiatan KPSH Gelontor 64.357 Ton Beras

SEMARANG- Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Tengah memastikan stok beras dalam kondisi aman. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan beras di pasaran saat menyambut Natal dan Tahun Baru 2021.

Kepala Perum BULOG Kanwil Jateng, Miftahul Ulum mengatakan, stok beras BULOG di Jateng masih aman dan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 3-4 bulan ke depan. Stok beras tersebar di 30 komplek pergudangan yang ada di wilayah Kanwil Jawa Tengah.

“Stok pangan pokok yang ada di gudang Perum BULOG aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi lonjakan harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2021. Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar berbelanja dengan bijak untuk menghindari peningkatan permintaan yang berpengaruh pada lonjakan harga,” katanya, Senin (21/12/2020).

Miftahul menambahkan, dalam rangka mengantisipasi lonjakan harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2021, Pemerintah melalui Perum BULOG juga terus melakukan kegiatan “Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium” (KPSH). Untuk di wilayah Jateng, kegiatan KPSH dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/kota, dengan menggunakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

“Kegiatan KPSH digelar untuk menjaga ketersediaan, keterjangkauan dan stabilisasi harga pangan. Adapun harga jual untuk wilayah Jateng ditetapkan sebesar Rp. 8.100/Kg” imbuhnya.

Dijelaskan, Perum BULOG Kanwil Jateng berkomitmen akan terus menggelontorkan beras ke pasaran, selama harga beras belum stabil. Penyaluran beras dilakukan melalui masing-masing cabang, yakni Cabang Semarang, Cabang Pati, Cabang Surakarta dan Cabang Pekalongan.

“Adapun sepanjang 2020 hingga saat ini, Perum BULOG Jateng telah menggelontorkan sebanyak 63.356 Ton beras selama Kegiatan KPSH di seluruh wilayah Jawa Tengah,” jelasnya.

Dengan dilakukannya kegiatan KPSH ini, lanjutnya, diharapkan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau. Selain itu, ketahanan pangan nasional juga akan tetap terjaga.

“Kegiatan KPSH di seluruh wilayah Jawa Tengah memprioritaskan pada daerah-daerah yang mengalami kenaikan harga, dengan memperhatikan aspek akuntabilitas dan tata kelola yang baik sesuai dengan ketentuan perundangan,” ujarnya.

Adapun pelaksanaan kegiatan KPSH melibatkan berbagai pihak, seperti distributor, mitra, pedagang pengecer, outlet binaan BULOG, satgas pangan, dan pemda setempat. Keterlibatan Satgas Pangan dalam Kegiatan KPSH ini untuk melakukan pengawasan terhadap pihak-pihak yang menjalankan kegiatan KPSH, termasuk monitoring, pengendalian dan pengamanan.

Sementara itu, di tengah situasi pandemi Covid-19, BULOG juga terus menggenjot penjualan beras berbagai kemasan secara online melalui ipanganan.com. Berbagai jenis beras yang dipasarkan juga dapat diakses melalui aplikasi Shpee, sehingga masyarakat dapat berbelanja secara praktis, aman dan nyaman.(eff)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.