BRT Trans Jateng Langsung Diserbu Warga Usai Meluncur di Purwokerto

Masyarakat rela antre untuk mencoba kenyamanan transportasi anyar yang dimiliki oleh Kota Purwokerto dan Purbalingga tersebut.

BANYUMAS – Kehadiran Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng mendapat respons positif dari masyarakat Banyumas dan sekitarnya. Pemandangan itu terlihat di shelter Terminal Bulupitu, Purwokerto, Selasa (14/8/2018) atau sehari pasca diresmikan Gubernur Ganjar Pranowo.

Calon penumpang mengantre BRT di Shelter Bulupitu Purwokerto, Selasa (14/8/2018). Foto: metrojateng.com

Dari pantauan metrojateng.com, masyarakat rela antre untuk mencoba kenyamanan transportasi anyar yang dimiliki oleh Kota Purwokerto dan Purbalingga tersebut. “Katanya murah, ber-AC, dan tempat duduknya nyaman. Jadi saya ingin mencoba mumpung gratis,” cetus Teguh, warga Karangnanas Banyumas.

Penumpang lain, Yuni warga Berkoh menuturkan, kehadiran BRT sangat membantu para buruh seperti dirinya. “Katanya murah, untuk buruh kaya saya empat ribu sudah sampai Purbalingga. Sedangkan, yang pelajar dua ribu rupiah,” ujarnya.

Kasi Angkutan Dihub Banyumas, Taryono cukup senang dengan antusiasme warga di hari kedua masa uji coba BRT tersebut. Menurutnya, antusias seperti ini harus terus dijaga agar BRT tetap ramai.

“Saya berharap antusiasmenya tidak hanya pada saat masa uji coba. Semoga seterusnya, jadi BRT tetap ramai. Kemudian, masyarakat tidak terlalu banyak yang menggunakan kendaraan pribadi jadi bisa mengurangi kemacetan,” ujarnya.

Launching BRT Trans Jateng di Purwokerto, Senin (13/8/2018). Foto: metrojateng.com

BRT Koridor I rute Purwokerto-Purbalingga resmi dilaunching Gubernur Ganjar Pranowo dan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Senin (13/8) kemarin. Keduanya juga sempat mencoba berkeliling bersama masyarakat dengan BRT bus 2. 

Dengan diluncurkannya BRT, Ganjar pun mengajak semua masayarakat untuk menggunakan moda transportasi tersebut. Pasalnya, jika masyarakat semua menggunakan BRT akan mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas.

“Jalan sudah baik, infrastruktur baik, pembangunan double track sedang dikerjakan, dan bandara juga kita perbaiki. Ke depan jika di Banyumas dan Purbalingga sukses, diharapkan muncul koridor berikutnya,” ujarnya.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi mengatakan untuk mendukung program Pemprov Jateng pihaknya sedang melakukan pengadaan 280 unit BRT untuk seluruh Indonesia. “Pemerintah pusat mendorong kota-kota besar utamanya yang sudah terhubungkan, aglomerasi itu untuk pelayanan angkutan. Tahun depan akan kita upayakan 400-an lagi BRT,” katanya. (MJ-27)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.