Bogasari Tularkan Ilmu ‘Bisa Buka Usaha Kuliner’ ke Awak Media

Produsen tepung terigu itu melalui BBC terus mengembangkan pelatihan, tidak hanya pembuatan kue tapi juga mengundang pakar e-commerce

SEMARANG – Peluang usaha makanan sekarang ini sangat tinggi dan terbuka lebar bagi siapa saja, termasuk awak media atau wartawan. Melihat potensi itu Bogasari menularkan ilmu melalui pelatihan usaha pembuatan makanan berbasis tepung terigu di Bogasari Baking Center (BBC) Semarang, Sabtu (20/4/2019).

Para awak media mengikuti pelatihan usaha pembuatan makanan berbasis tepung teruBogasari saat menggelar Pelatihan Usaha Pembuatan Makanan Berbasis Terigu kepada awak media di Semarang, yang digelar di Bogasari Baking Center (BBC) Semarang, Sabtu (20/4/2019). Foto: metrojateng.com/anggun puspita

Sebanyak 10 jurnalis dari berbagai media di Kota Semarang yang biasanya bergelut dengan liputan di lapangan, diajak masuk dapur untuk membuat kue. Pelatihan dipimpin Baker BBC Semarang, Rony Sugiarto.

Pertama, awak media dikenalkan dengan tiga menu yang akan dibuat termasuk bahan-bahannya, yaitu Nastar Special, Mocca Roll dan Chocolate Pastry Cake. Kemudian, tak lupa berbagi tips juga dibagikan oleh chef yang sudah 15 tahun bergelut di bidang baking itu.

“Untuk membuat nastar, saat adonan gula dan mentega sudah dicampur dengan tepung jangan terlalu sering diaduk. Nanti bisa bikin hasilnya jadi keras,” ungkapnya.

Selesai mendapat teori, praktik membuat kue-kue yang bisa dijadikan kudapan dan hantaran saat lebaran itu dimulai. Para jurnalis tidak hanya melihat arahan chef, tapi juga mencoba langsung mulai menimbang bahan, mencampur dengan mixer, hingga memasukkan ke oven dan menghias kue. Dibutuhkan waktu sekitar 8 jam untuk mengolah tiga jenis kue itu.

Para awak media memerhatikan proses pembuatan kue saat mengikuti pelatihan di Bogasari Baking Center Semarang. Foto: metrojateng.com/anggun puspita

Head of Public Relations Bogasari, Rudianto Pangaribuan mengatakan, upaya yang dilakukan pihaknya itu bertujuan untuk terciptanya usaha-usaha baru agar ekonomi tumbuh baik.

“Melalui Bogasari Baking Center ini kami melatih masyarakat dari berbagai kalangan tidak hanya bisa membuat kue atau roti, tapi juga membuka usaha baru,” ungkapnya.

Sebab, lanjut dia, sekarang ini peluang membuka usaha khususnya makanan berbasis terigu terbuka lebar bagi siapa saja, termasuk untuk profesi jurnalis.

Produsen tepung terigu itu melalui BBC terus mengembangkan pelatihan, tidak hanya pembuatan kue tapi juga mengundang pakar e-commerce untuk bertukar pengetahuan kepada para calon wirausaha maupun UMKM supaya tahu bagaimana memasarkan produk. Kemudian, juga menjembatani sertifikasi halal agar produk-produk olahan UMKM dapat berkembang dan diakui.

“Kami selalu melakukan inovasi produk sesuai dengan era sekarang. Sebab, kini juga banyak milenial tertarik terjun ke industri kuliner,” tandasnya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.