Bocah Dua Tahun di Banyumas Berjuang Melawan Kanker Bola Mata

Retinoblastoma menyerang retina yang terletak pada dinding bola mata bagian belakang.

BANYUMAS – Panca Nur Rama Dani harus merasakan sakit akibat tumor yang menyerang bola matanya. Orangtua bocah dua tahun tersebut, sampai saat ini belum mampu membiayai pengobatan anaknya.

Panca berjuang melawan kanker yang menyerang bola matanya. Foto: metrojateng.com

Narko, ayah Panca mengatakan, pada waktu lahir anaknya tersebut normal. Namun, menginjak usia 2 tahun kornea mata anaknya memutih.

Sampai pada usia 26 bulan, bola mata anaknya keluar sampai dengan sekarang. “Kami sudah bawa berobat kemana-mana, baik medis maupun non medis. Tapi, hasilnya nihil,” katanya saat ditemui metrojateng.com, Sabtu (15/9/2018).

Menurut Narko, anaknya didiagnosis mengalami retinoblastoma, yakni kanker yang bermula di retina atau selaput jala mata. Retinoblastoma menyerang retina yang terletak pada dinding bola mata bagian belakang.

Sebelumnya, Narko juga sempat memeriksakan anaknya ke RS Jatiwinangun Purwokerto. Namun, dari pihak RS Jatiwinangun Purwokerto di sarankan ke RS Dr Sardjito Yogyakarta. Sampai saat ini, saran tersebut urung dilakukan, karena memang terkendala biaya.

“Periksa di RS Jatiwinangun, disuruh ke Sardjito Jogja. Tapi, tidak ada biaya kesana,” tutur Narko yang hanya seorang buruh serabutan.

Narko dan istrinya Fitri Listiani beserta Panca, tinggal bersama orang tuanya, di Dusun Rawasalak RT 3 RW 4 Desa Wiradadi, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas.

Narko menambahkan, sebelumnya dia dan istrinya tinggal di Padang, Sumatera Barat untuk bekerja. Mereka, baru kembali sekitar dua bulan ke kampung halamannya di Desa Wiradadi, Sokaraja.

Ironisnya, mereka tidak memiliki jaminan sosial baik Jamkesda maupun BPJS kesehatan. Saat ini, Narko menunggu uluran tangan dari siapapun yang dapat membantu menyembuhkan anak semata wayangnya tersebut. (MJ-27)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.