BNNP Jateng Amankan Tiga Tersangka Narkoba , Salah Satunya Napi

Pasal berlapis- tiga tersangka pengedar sabu di wilayah Pati diancam pasal berlapis. (Ono)

 

SEMARANG, METROJATENG.COM – Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah mengamankan tiga pelaku pengedar narkoba yang beraksi di wilayah Kabupaten Pati. Ketiga pelaku kini telah diamankan pihak BNNP dan terancam terjerat pasal berlapis

Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol Purwo Cahyoko mengatakan awalnya pihaknya menangkap seorang kurir Narkoba bernama Arik Setyawan (28). Dia ditangkap pada Selasa (4/5) pukul 13.00 wib di Dukuh Ngantungan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Pelaku ditangkap saat sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna biru K 4962 AG

“Saat ditangkap, pelaku mengaku diperintah untuk mengantar satu paket narkotika jenis sabu dan diletakkan di sebuah pabrik. Sabunya diketahui beratnya kurang lebih 120 gram,” kata Brigjen Purwo saat gelar perkara, di Kantor BNNP Jawa Tengah, Jalan Madukoro Kota Semarang, Kamis (6/5).

Barang haram itu, lanjutnya, sedianya akan diambil oleh seseorang yang dikenal pelaku. Usai menangkap pelaku pertama, BNNP kembali menangkap tersangka kedua. Tersangka itu bernama Trinatan Fendi Wilis alias Fendol (26) warga asal Kecamatan Jakenan, Pati. Pelaku ini diketahui akan mengambil sabu untuk selanjutnya diedarkan di wilayah Kecamatan Juwana Pati.

“Fendol beraksi atas perintah seorang berinisial BL yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO),” jelasnya

Usai menangkap Fendol, petugas menggeledah rumah Fendol dan menyita sejumlah barang bukti. Seperti timbangan digital dan beberapa bungkus plastik klip bening.

Tak berhenti disitu, petugas kembali menangkap pelaku lain bernama Dedi Lukman alias Monyos (26) warga asal Kabupaten Jepara. Monyos sendiri ditangkap petugas di lapas Kelas IIB Pati. Monyos merupakan seseorang yang memerintahkan tersangka satu Arik Setyawan untuk mengedarkan narkoba.

“Monyos adalah tahanan lapas Pati dengan vonis 5 tahun penjara tentang perkara narkotika,” terang dia

Dari tangan Monyos, petugas menyita dua handphone untuk komunikasi dan mengendalikan transaksi narkoba, 30 gram sabu, timbangan digital, plastik klip bening

Brigjen Purwo merinci, adapun barang bukti yang diamankan dari tiga pelaku yakni 1 paket sabu seberat 120 gram, 1 paket sabu 30 gram, dua sepeda motor, lima handphone dan dua timbangan digital

Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku terancam pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2, dan pasal 132 ayat 1 UU no 35 tahun 2009.

“Ancaman pidana minimal lima tahun dan maksimal hukuman mati,” tegas dia

“Para pelaku ini mengedarkan narkoba dengan memanfaatkan situasi sebelum dimulainya penyekatan larangan mudik,” tandas Brigjen Purwo

Turut hadir dalam Gelar kasus tersebut yakni Kepala Lapas Kelas IIB Pati Febie Dwi Hartanto.(ono)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.