Blower Terbakar, Karyawan Pabrik Furniture Kelabakan

Kebakaran blower milik PT Kendal Eco Furnindo ini diketahui setelah karyawan menyalakan blower dan tercium bau terbakar.

KENDAL –  Blower milik PT Kendal Eco Furnindo di Kawasan Industri Kendal (KIK) Kaliwungu Kendal terbakar, Jumat (15/2/2019). Sejumlah karyawan panik khawatir blower meledak, satu unit pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang ada di dalam blower.

Petugas Damkar berusaha menjinakkan api yang membakar blower milik PT Kendal Eco Furnindo. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Karyawan perusahaan furniture ini terpaksa menjauh dari lokasi pabrik, mereka memilih duduk-duduk di depan pabrik setelah blower yang ada di belakang terbakar. Sejumlah karyawan lainnya mencoba memadamkan api, namun tidak sanggup karena blower tertutup.

Karyawan perusahaan ini memilih menjauh dan menunggu pemadam kebakaran karena takut blower meledak karena tekanan api. Satu unit mobil pemadam kebakaran dari pos Kaliwungu yang datang berjibaku memadamkan api.

Seorang petugas nekat naik ke blower yang terbakar untuk menyemprotkan air dari lubang yang ada di atas blower. Dengan hati-hati petugas ini menyiramkan air sebanyak mungkin ke dalam blower berisi sekam yang terbakar.

Kebakaran blower milik PT Kendal Eco Furnindo ini diketahui setelah karyawan menyalakan blower dan tercium bau terbakar. Informasi yang didapat menyebutkan, sebelumnya blower sempat diperbaiki dan dilas. Diduga panas dari las tersebut menyebabkan sekam di dalam blower terbakar dan saat dinyalakan ada percikan sehingga api membesar.

Petugas pemadam kebakaran pos Kaliwungu, Widodo mengatakan kesulitan memadamkan api di dalam blower adalah perlu hati-hati. “Mengingat pernah terjadi petugas pemadam kebakaran Kendal meninggal dunia saat memadamkan kebakaran blower. Untuk memadamkan air harus disemprotkan ke dalam blower dan pintu pembuangan sekam dibuka agar dapat mudah dipadamkan,” jelasnya.

Belum ada keterangan dari pihak managemen perusahaan, saat dimintai konfirmasi managemen perusahaan tidak mau berkomentar terkait kebakaran ini. Petugas pemadam kebakaran juga kesulitan mendapatkan sumber air untuk mensuplai mobil pemadam kebakaran. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.