BKIPM: Pemilik Arapaima Tidak Dapat Ganti Rugi

SEMARANG – Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kota Semarang tidak akan memberikan kompensasi bagi para kolektor yang menyerahkan ikan aligator dan arapaima kepada pihaknya.

Salah seorang penjual ikan hias di Jalan Agus Salim Semarang. Foto: fariz fardianto

Menurut Kepala BKIPM Kota Semarang, Gatot R Perdana, tiap pemilik ikan predator itu telah diimbau untuk menyerahkan hewan piarannnya tanpa paksaan setelah terbitnya larangan kepemilikan 152 jenis ikan berbahaya dan invasif oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

“Tidak ada ganti ruginya, karena sudah sejak jauh-jauh hari diminta kesadarannya (menyerahkan) demi menjaga lingkungan perairan, sumber daya ikan asli kita dan bahayanya terhadap manusia,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (5/7).

Ia berdalih tak bisa memberikan kompensasi mengingat kepemilikan ikam arapaima dan aligator di Indonesia bersifat ilegal.

“Karena prosedur masuknya ke Indonesia yang tidak jelas, maka bisa dipastikan keberadaan ikan-ikan predator itu ilegal,” tuturnya.

Seperti diketahui, lewat penerbitan aturan Permen Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014, ada 152 jenis ikan berbahaya dan invasif yang dilarang beredar di perairan Indonesia.

Sesuai aturan itu, pemilik ikan berbahaya dan invasif termasuk aligator dan arapaima gigas bakal dijerat hukuman penjara maksimal 6 tahun serta denda sampai Rp 2 miliar. Penyerahan ikan predator ke BKIPM diberi tenggat waktu 1-31 Juli nanti.

Lebih jauh lagi, ia menyebut sejak tanggal 1Juli kemarin, sudah ada 15 ikan predator yang telah diserahkan kepada pihaknya.

“Masih 15 ekor yang sudah diserahkan kepada kami. Ada piranha 10 ekor kemudian aligator ada lima ekor,” ujarnya.

Jika jumlah ikan yang diserahkan sudah melampaui batas, ia menuturkan nantinya akan dimusnahkan. Atau opsi lainnya dititiprawatkan kepada lembaga-lembaga konservasi macam kebun binatang sebagai alat edukasi bagi anak-anak sekolah. (far)

Anda mungkin juga berminat
Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

68 − = 62

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.