BK Perketat Sanksi Anggota Dewan Yang Tidak Patuhi Aturan

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sutaji SH saat mengambil sumpah dan janji anggota DPRD Kota Semarang masa keanggotaan 2019-2024 di ruang paripurna DPRD Kota Semarang. Foto: dokumentasi

SEMARANG – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Semarang menegaskan akan memperketat pemberian sanksi terhadap anggota dewan yang melanggar aturan. Seperti tidak disiplin atau bandel dan tidak menaati tata tertib yang berlaku.

Ketua BK DPRD Kota Semarang, Nunung Sriyanto mengatakan, hal tersebut dilakukan agar para anggota dewan lebih disiplin terhadap tata tertib yang berlaku. Apalagi saat ini baru memasuki awal tahun pertama masa kerja anggota DPRD Kota Semarang periode 2019-2024.

“Seusai tugas kami yakni menegakkan kedisiplinan dan meneliti dugaan pelanggaran anggota dewan. Jadi mumpung masih di awal masa kerja, kita lakukan pencegahan agar dikemudian hari tidak terjadi pelanggaran tatib,” katanya, Kamis (5/12/2019).

Nunung mengungkapkan, melalui kepemimpinan yang baru pada periode ini, akan lebih ditingkatkan kepatuhan para anggota dewan terhadap tatib yang berlaku. Hal ini mengingat pada periode sebelumnya kedisiplinan dewan sebagai wakil rakyat kurang diperhatikan.

“Periode sebelumnya, rapat paripurna sering molor waktunya sehingga OPD yang sudah hadir jadi nunggu kelamaan. Ini bisa ganggu pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Apabila terjadi pelanggaran, Nunung menjelaskan, pihaknya akan mengedepankan sikap profesionalisme dalam meneliti dugaan pelanggaran, yakni dengan melakukan penyelidikan, verifikasi, dan klarifikasi atas pengaduan Pimpinan DPRD, anggota DPRD dan atau masyarakat.

“Anggota DPRD itu bisa diberhentikan kalau absen 6 kali berturut-turut. Tapi kami lihat tingkat kepatuhan masih baik-baik saja. Belum ada yang suka bolos sidang atau rapat. Artinya, dari penilaian masyarakat maupun pihak eksekutif, masih baik-baik saja,” tegasnya.

Dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, Nunung mengatakan, BK sudah mengusulkan untuk dilakukannya absensi per masa sidang. Pimpinan DPRD juga terus mendukung agar BK bisa memaksimalkan tugas dan fungsinya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.