Bikin Resah, Damkar Kendal Bakar Sarang Lebah di Jagalan

Sarang lebah ini berada di permukiman padat penduduk, sehingga dikhawatirkan akan menyerang warga, khususnya anak-anak.

KENDALPetugas Damkar Kendal melakukan operasi tangkap tawon (OTT) di Kampung Jagalan Desa Kutoharjo Kaliwungu, Rabu (13/3/2019) malam. Keberadaan sarang lebah berukuran besar yang menempel di atap rumah sangat meresahkan warga.

Operasi pemusnahan sarang lebah di Kaliwungu, Rabu (13/3/2019). Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Sarang lebah ini menempel di rumah Sri Mujiyati dan meresahkan karena kerap menyerang warga. Apalagi sarang lebah ini berada di permukiman padat penduduk, sehingga dikhawatirkan akan menyerang warga, khususnya anak-anak.

“Saya tidak tahu persis sejak kapan ada sarang itu. Tahu-tahu sarang sudah besar dan lebah kerap menyerang warga,” katanya.

Pemilik rumah sudah meminta warga agar mengambil sarang lebah ini namun tidak ada yang berani karena takut disengat. Petugas pemadam kebakaran yang datang harus mengenakan pakaian rapat agar tidak ikut tersengat lebah.

“Operasi tangkap tawon ini sengaja dilakukan malam hari untuk menghindari serangan lebah yang ukurannya besar,” kata Kasi Opsdal Damkar Kendal, Saeful Huda.

Dikatakan ukuran sarang lebah ini cukup besar, posisinya berada di sela-sela atap rumah sehingga cukup menyulitkan. “Biasanya jika sarang berada di lokasi terbuka akan lebih mudah mengambilnya dengan membakar sarang,” imbuhnya.

Namun karena posisinya berada di sela-sela atap petugas harus mengambil sarang dengan tangan. Petugas tetap menggunakan obor untuk menghalau lebah yang kabur saat sarangnya diambil.

Sarang lebah yang dimusnahkan kemudian dibakar agar tidak lagi menyerang warga. Petugas juga membersihkan lebah yang keluar dari sarang dan jatuh ke permukiman warga. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.