Bersama CCAI Forum TJSLP Renovasi Rumah Warga Kurang Mampu

Sejak 2016 Sudah Renovasi 136 Rumah Tak Layak Huni

 

Bantuan – Satria Ramadani Humas Ccai Semarang menyerahkan
bantuan kepada Deva Sapta Ambarwati (17 tahun), seorang yatim siswi kelas III Jurusan Tata Busana SMK.( ist/tya)

 

BAWEN, METROJATENG.COM ― Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kabupaten Semarang bersama Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) kembali menyalurkan bantuan renovasi rumah tak layak huni pada warga Desa Asinan Kecamatan Bawen. bantuan itu diberikan pada Deva Sapta Ambarwati (17 tahun), seorang yatim siswi kelas III Jurusan Tata Busana SMK.

Menurut Rismonowati selaku sekertaris forum TJSLP Kabupaten Semarang, Badan Pusat Statistik mencatat ada 7,04 persen penduduk miskin di Kabupaten Semarang pada 2019. Salah satu upaya mengurangi angka kemiskinan, pemerintah menggandeng perusahaan untuk menyalurkan dana corporate social responsibility melalui forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP). 

Dijelaskan melalui forum tersebut, telah berhasil mengumpulkan dana Rp1,605 milyar untuk merenovasi 136 rumah tak layak huni sejak 2016. “Selain mampu meningkatkan kesejahteraan warga tak mampu, proses renovasi rumah tak layak huni itu juga mempererat hubungan sosial karena pengerjaannya dilakukan gotong royong,” katanya. 

Deva Sapta Ambarwati (17 tahun), seorang yatim siswi kelas III Jurusan Tata Busana SMK, sebagai salah satu penerima bantuan. Selama beberapa tahun terakhir, kondisi rumah yang ditempati cukup memprihatinkan. Tiang penyangga rapuh, usuk dan genting lapuk. Saat hujan, bocor dimana-mana. Lantaran belum berpenghasilan, terlebih dengan kondisi ekonomi terpuruk akibat pandemi Covid-19 seperti saat ini, rumah tak kunjung diperbaiki hingga November lalu. 

Selain menerima bantuan perbaikan rumah, ia juga menerima satu unit mesin jahit sebagai modal berwirausaha. Sapta menyampaikan terima kasih atas bantuan itu. “Kini setelah diperbaiki, saya merasa lebih aman dan nyaman. Saya juga bisa belajar mandiri secara ekonomi,” kata Sapta.

Bantuan tahun ini tercatat sebagai renovasi rumah tak layak huni kelima yang dilakukan CCAI sejak 2016 bagi warga Kabupaten Semarang. Sebelumnya renovasi serupa diberikan bagi warga tak mampu di Desa Harjosari, Lemahireng, dan Jatijajar. “Kami berharap langkah positif ini bisa menginspirasi perusahaan lain,” tambah Sri S.Rismonowati, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Dinsos Kabupaten Semarang 

Regional Corporate Affairs Manager-East Indonesia Region CCAI Armytanti Hanum Kasmito mengatakan Coca-Cola Amatil Indonesia berkomitmen membangun ekonomi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan, baik bagi perusahaan, komunitas setempat maupun masyarakat umum. ( tya)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.