Beroperasi Pertama di Semarang, SPKLU Segera Rambah 5 Kota di Jateng-DIY

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng & DIY, Feby Joko Priharto didampingi Plh Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Kepala Dinas ESDM Provinsi Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Jawa Tengah di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Semarang, Jalan Pemuda No 93 Semarang, Kamis (16/1/2020). Foto : metrojateng.com/anggun

SEMARANG – PLN meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Jawa Tengah, yakni di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Semarang, Jalan Pemuda No 93 Semarang, Kamis (16/1/2020). Setelah Semarang, PLN berencana membangun di lima kota lainnya di Jawa Tengah dan DIY.

Hadir pada acara ini, Plh Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu; Kepala Dinas ESDM Provinsi Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko; dan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng & DIY, Feby Joko Priharto; beserta jajaran Forkompimda Kota Semarang lainnya.

Peresmian SPKLU ini merupakan wujud dukungan dan kesiapan PLN dalam menyambut era kendaraan listrik dan sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden No 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

SPKLU komersial pertama di wilayah Jawa Tengah ini terdiri dari 2 unit charger yang bersifat fast charging dan normal charging yang sudah memenuhi standar Electric Vehicle Eropa dan Jepang. Pengisian dengan unit fast charging membutuhkan waktu maksimal 2 jam, sedangkan normal charging membutuhkan waktu 6-8 jam.

“Selain menunjukan dukungan dan kesiapan PLN dalam menyongsong era kendaraan listrik, keberadaan SPKLU juga memberi dampak psikologis yang positif bagi masyarakat agar tidak ragu dan takut untuk menggunakan kendaraan listrik,” General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng & DIY, Feby Joko Priharto.

Rencananya kedepan akan dibangun SPKLU di 5 kota lain di wilayah Jateng-DIY, yaitu di Tegal, Pekalongan, Kudus, Yogyakarta dan Surakarta.

“Penyediaan SPKLU di kota-kota tersebut akan diupayakan berada di area publik seperti rest area tol, area parkir pusat perbelanjaan atau ruang yang mudah diakses masyarakat pengguna mobil listrik,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Semarang mengatakan akan selalu mensupport agar titik – titik SPKLU bisa segera bertambah banyak.

“Dengan adanya SPKLU, Kota Semarang telah bersiap mempopulerkan kendaraan berbasis listrik baik kendaraan roda dua maupun empat,” katanya.

Sebelumnya pada Oktober 2019 lalu, Plt Direktur Utama PLN saat itu, Sripeni Inten Cahyani meresmikan serempak SPKLU di 4 kota, yaitu Tangerang, Jakarta, Bandung dan Bali.

“Kami berharap dengan adanya SPKLU ini dapat memudahkan masyarakat mengakses ketersediaan tenaga listrik sesuai kebutuhannya. Dan kami juga menghimbau seluruh pihak agar dapat bersama-sama menjaga baik SPKLU,” imbuh Feby.

Selain peresmian SPKLU, pada kesempatan ini PLN juga memperkenalkan Electrifying Lifestyle dengan mengadakan demo masak dengan kompor induksi. Dengan antusias Plh Walikota Semarang, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jateng, dan General Manager PLN UID Jateng dan DIY mencoba makanan yang dimasak dengan kompor induksi. (anggun)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.