Beri Pemahaman Nelayan, Agar Habitat Spesies Ikan Lokal Tak Punah

Kelestarian ikan perlu terus dijaga agar beraneka ragam spesies ikan tidak punah.

SEMARANG – Petugas Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan (BKIPM) Kota Semarang menggencarkan upaya pengawasan terhadap sebaran ikan-ikan jenis invasif.

Foto: Kepala BKIPM Kota Semarang, Raden Gatot Perdana saat menyusuri perairan Rawa Pening. (istimewa)

Pengawasan salah satunya dilakukan di perairan Danau Rawa Pening, Kabupaten Semarang sekaligus memberikan pemahaman kepada nelayan lokal untuk menjaga habitat spesies ikan lokal.

Menurut Kepala BKIPM Kota Semarang, Raden Gatot Perdana, pola pengawasan di Rawa Pening demi menjalankan fungsi lembaganya sebagai monitoring jenis ikan yang bersifat invasif.

Apalagi, lanjut dia, Rawa Pening selama ini dikenal sebagai merupakan salah satu danau di Kabupaten Semarang yang punya potensi hasil perikanan yang cukup baik.

“Termasuk pembesaran ikan dan sebagian adalah penangkapan,” katanya, dalam keterangan kepada metrojateng.com, Selasa (2/4/2019).

Ia menjelaskan sejauh ini banyak ditemukan ikan-ikan spesies asli yang mendiami perairan Rawa Pening. Mulai mujair, belida Jawa, wader ijo, sepat, bethok, tawes, bawal, lele, betutu, belut.

Di lokasi yang sama, pihaknya juga mendapati masih ada ikan hasil budidaya karamba jaring apung. “Salah satunya nila,” urainya.

Ia pun menyosialisasikan kepada nelayan lokal mengenai sebaran ikan invasif yang diselingi informasi mengenai cara penanggulangannya.

Gatot berharap agar kondisi perairan tetap dijaga, dari pencemaran dan dapat direstocking untuk jenis spesies lokal yang sudah dapat dibudidayakan.

“Biar tetap terjaga kelestarian ikan-ikan asli di lokasi ini,” tandasnya. (far)

 

Ucapan Lebaran 1440

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.