Bergaya Bon Jovi hingga Axl Rose, Para Pejabat Kompetisi Lipsing Band 

Kegiatan ini dihelat sebagai upaya menurunkan tensi politik di Kota Semarang, pasca Pileg dan Pilpres tanggal 17 April 2019 yang sempat memanas.

SEMARANG – Puluhan peserta kompetisi ‘Lipsing Like A Star’ di Balai Kota Semarang tampak semangat tampil bernyanyi meniru artis kenamaan. Mulai dari mengenakan jaket kulit ala Jon Bon Jovi hingga menggunakan bandana macam Axl Rose.

 

Para Kepala OPD di lingkungan Pemkot Semarang tampil dalam lomba lipsing grup band dalam rangka HUT ke-472 Kota Semarang di Balaikota Semarang, Senin (22/4/2019). (metrojateng.com)

 

Total bergaya, tak sedikitpun mereka terlihat canggung berlenggak – lenggok mengikuti lagu yang diputar, bak penyanyi aslinya. Mungkin tidak ada yang spesial dari kompetisi tersebut, tapi tunggu hingga para peserta membuka kostumnya. Mereka tidak lain adalah para pejabat di Pemerintah Kota Semarang yang setiap harinya lekat dengan kesan serius dan penuh wibawa.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati hari jadi Kota Semarang ke – 472. Namun secara khusus, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut menyebutkan bahwa kegiatan itu diinisiasi untuk menurunkan tensi di Kota Semarang, pasca Pileg dan Pilpres tanggal 17 April 2019 lalu.

‘’Ini bisa jadi hiburan setelah tensi tinggi usai Pileg dan Pilpres kemarin,’’ tuturnya di sela – sela kegiatan, Senin (22/4/2019).

Hendi mengungkapkan melalui kegiatan seperti itu ingin meruntuhkan sekat-sekat yang terbangun di Kota Semarang karena berbeda pilihan saat menghadapi Pemilu 2019.

‘’Banyak cerita di hari-hari kemarin, ada yang bersitegang sampai left group karena beda pilihan, lalu ada yang tidak mau mampir ke cafe tongkrongan temannya juga karena beda pilihan, dan seterusnya,’’ ungkapnya.

‘’Perbedaan sikap seperti itulah yang kini ingin kami satukan lagi, karena sejatinya kami adalah keluarga besar bangsa Indonesia, khususnya Kota Semarang,’’ tuturnya.

Dalam kompetisi sendiri peserta dibagi dalam delapan grup yang semuanya adalah pejabat eselon dua dan tiga di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Dari delapan grup tersebut kemudian terpilih tiga pemenang, yaitu juara satu adalah grup yang terdiri dari Sekda Kota Semarang bersama Pejabat di Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Untuk juara dua diraih oleh grup yang terdiri dari grup Kepala Bagian di Sekretariat Daerah Kota Semarang. Sedangkan untuk juara tiga diraih oleh grup yang berisikan para kepala dinas wanita di Pemerintah Kota Semarang. (duh)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.