Berfoto Selfie dengan Kades, Rita Puspitasari Dipanggil Panwaslu

Sejumlah kades dan perangkat desa desak Bupati Boyolali incumbent, Seno Samodro, untuk kembali mencalonkan diri dalam bursa pilkada akhir tahun ini. (Metro Jateng/MJ-07)
Sejumlah kades dan perangkat desa desak Bupati Boyolali incumbent, Seno Samodro, untuk kembali mencalonkan diri dalam bursa pilkada akhir tahun ini. (Metro Jateng/MJ-07)

BOYOLALI – Camat Banyudono, , memenuhi panggilan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Pilkada Boyolali 2015, Rabu 10/6). Rita bersama Kabag Umum Setda Boyolali, Dahat Wilarso diklarifikasi berkait kedatangannya dalam aksi kepala desa (Kades) dan Perangkat Desa di Pendopo Alit rumah dinas Bupati.
Selain Rita dan Dahat, Panwaslu juga memanggil Ketua Aliansi Kades dan Perangkat Desa Boyolali, Sugeng. Hanya saja Kades Potronayan, Kecamatan Nogosari itu tidak hadir memenuhi panggilan Panwaslu.
Ratusan Kades dan Perangkat Desa pada Senin (1/6) lalu itu nggruduk ke rumah dinas untuk meminta Bupati, Seno Samodro, maju lagi dalam Pilkada 2015. Aksi Aliansi Kades dan Perangkat Desa itu juga dihadiri sejumlah camat.

Ketua Panwaslu Boyolali, Narko Nugroho, mengatakan klarifikasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut laporan dugaan pelanggaran netralitas aparatur negara dalam Pilkada Boyolali. Klarifikasi dilakukan untuk mengetahui siapa yang bertanggungjawab atas kegiatan tersebut dan mengetahui siapa yang mengundang.
“Bagaimanapun kami harus menindaklanjuti laporan, saat ini sudah masuk tahapan persiapan Pilkada dan tidak pas jika PNS menyatakan dukung mendukung,” kata Narko kepada para wartawan Rabu (10/6).
Diakui Narko, hanya Camat Banyudono, Rita Puspitasari yang dipanggil untuk klarifikasi. Meski dalam aksi itu ada sejumlah camat lain yang hadir. Menurut Narko, hal itu dikarenakan ada bukti kuat jika Rita hadir dalam aksi para kades dan perangkat desa itu.

Bukti itu yakni foto selfie Rita bersama beberapa Kades. Foto itu kemudian dipasang sebagai foto profile blackberry messenger (BBM) salah satu Kades. “Ada bukti foto selfie saat acara itu yang kemudian dijadikan foto profile BBM kades,” ungkap Narko.

Sedangkan pemanggilan Kabag Umum Setda Boyolali, Dahat Wilarso, diklarifikasi berkait penggunaan Pendopo Alit rumah dinas. Sedangkan Kades Potronayan, Sugeng, kemarin mangkir dari panggilan Panwaslu. “Kades Potronayan, Sugeng tidak hadir. Juga tidak ada keterangan mengapa tidak hadir. Kemungkinan akan kami panggil lagi besok,” tambah anggota Panwaslu Boyolali, Taryono.

Sementara itu Rita Puspitasari membenarkan hadir dalam kegiatan Kades dan perangkat desa di Pendopo Alit, Senin (1/6) lali. Dia juga mengakui sempat berfoto selfie dengan sejumlah Kades. Namun dia mengaku tak mengetahui pasti pertemuan Aliansi Kades dan Perdes dengan bupati tersebut.
Hanya saja saat yang bersamaan, para camat juga tengah melakukan pertemuan tersendiri terkait kegiatan bimbingan teknis Kades dan perangkatnya pada tanggal 13 dan 14 Juni 2015 mendatang. “Saya tidak tahu. Hanya kebetulan saja berbarengan dengan kegiatan Bintek,” kata Rita. (MJ-07)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 57 = 60

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.