Berdalih Butuh Biaya Persalinan Istri, Wahyu Mencuri di Rumah Tetangga

tersangka telah beraksi sebanyak tujuh kali di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Tersangka saat dimintai keterangan oleh Kapolsek Genuk Kompol Zaenul Arifin. (metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar)

SEMARANG – Berdalih membutuhkan biaya persalinan istri di rumah sakit, seorang pria bernama Wahyu Tri Ardiansyah (19), nekat mencuri di rumah tetangganya. Tidak tanggung-tanggung, warga Perum Bumi Banjardowo Indah Kapling Manggis II, Kelurahan Banjardowo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang tersebut sudah beraksi sebanyak tujuh kali di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Aksi tersangka selalu dilakukan saat rumah dalam keadaan kosong atau ditinggal pergi oleh pemiliknya.

Salah satu aksi Wahyu dilakukan pada tanggal 29 April 2019 lalu, sekitar pukul 12.30. Tersangka seorang diri memasuki rumah milik tetangganya, Edi Purwanto, dengan melompat pagar dan mencongkel jendela rumah menggunakan golok.

“Rumahnya kosong, saya manjat pagar dan congkel jendela untuk masuk ke rumah. Terus mengambil satu televisi di ruang tamu, terus ambil satu lagi di kamar depan. Setelah itu keluar lagi dari jendela dan lompat pagar,” ujar Wahyu saat ditemui di Mapolsek Genuk, Sabtu (18/5/2019).

Wahyu mengaku nekat melakukan aksi pencurian tersebut lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. Terlebih saat itu ia mengaku juga harus membiayai persalinan istri di rumah sakit.

“Butuh biaya buat persalinan istri di rumah sakit. Lalu waktu melihat rumah tetangga saya sepi langsung punya niat mencuri,” ujarnya saat dimintai keterangan oleh polisi.

Kapolsek Genuk Kompol Zaenul Arifin mengatakan hasil pemeriksaan sementara diketahui tersangka sudah beraksi sebanyak tujuh kali. Sasarannya adalah rumah kosong atau yang ditinggal pergi oleh penghuninya. Ketujuh aksi tersebut juga dilakukan di sekitar tempat tinggal tersangka.

“Jadi tersangka ini pencuri spesialis rumah kosong, sudah tujuh kali beraksi dan baru sekali ini tertangkap. Aksinya itu hampir semuanya di sekitar lingkungan tempat tinggal tersangka, yang dibobol dan diambil barangnya itu rumah tetangga sendiri,” katanya.

Tersangka akhirnya berhasil ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap rekaman CCTV yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian. “Aksi tersangka ini terekam oleh kamera CCTV yang dipasang warga di sekitar lokasi. Begitu tahu identitasnya langsung kami tangkap,” papar Zaenul.

Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian, ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara. Barang bukti yang disita dari tangan tersangka yaitu dua unit televisi LED 24 inc serta alat yang digunakan untuk mencongkel jendela. (aka)

Ucapan Lebaran 1440

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.