Berangkat Dari Masalah Banjir Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Serahkan Program CSR  MasDana di Semarang

 

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati dan CEO Commercial & Trading Pertamina, Mas’ud Khamid menyerahkan secara simbolis bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) di Kota Semarang. Foto : ist/metrojateng.com

 

SEMARANG, METROJATENG.COM – Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati dan CEO Commercial & Trading Pertamina, Mas’ud Khamid menyerahkan secara simbolis bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) di Kota Semarang, pada Jumat (19/02). Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Executive General Manager Pertamina Regional JBT, Sylvia Grace Yuvena.

Kegiatan ini dilakukan di tengah agenda kunjungan kerja di wilayah kerja Pertamina Regional JBT. Adapun program CSR yang diserahkan adalah program berkelanjutan bertajuk ‘Masyarakat Sadar Bencana (MasDana)’ kepada Lurah Kemijen, Kecamatan Semarang Timur.

Pejabat sementara (Pjs.) Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Arya Yusa Dwicandra mengungkapkan program tersebut berangkat dari pemasalahan banjir yang kerap terjadi, terlebih beberapa waktu belakangan yang melanda kota Semarang dan sekitarnya.

“Pertamina melalui FT Semarang Group merancang sebuah program CSR bersama masyarakat di wilayah terdekat dengan wilayah operasinya untuk membentuk kelompok/forum masyarakat yang sadar dan waspada terhadap setiap ancaman bencana. Kelompok ini pun diberi nama MasDana (Masyarakat Sadar Bencana),” ujar Arya.

Dirinya menerangkan program yang baru diinisiasi ini bernilai Rp 140.000.000 yang berasal dari dana CSR dan berfokus pada peningkatan kemampuan anggota kelompok terkait penanganan kebencanaan, tidak hanya banjir saja. “Kedepan, kelompok yang telah terbentuk ini akan turut andil dalam penganganan bencana bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI) dan lembaga lainnya,” tambah Arya.

Selain memfasilitasi pelatihan peningkatan kemampuan anggota kelompok, Pertamina turut membantu fasilitas penunjang untuk digunakan kelompok ketika bencana terjadi, diantaranya perahu karet, safety jacket, fasilitas P3K serta fasilitas penunjang lainnya.

Arya menambahkan Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di samping menjalankan tugas utama sebagai penyedia energi negeri, juga menjalankan peran sebagai agen pembangunan. “Kami terus bersinergi bersama pemerintah dalam wujud program CSR untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan masyarakat yang ada di sekitar, khususnya di wilayah operasi kami,” tutup Arya.(tya)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.