Bengawan Solo Meluap, 1200 Warga Sukoharjo Terpaksa Mengungsi

ilustrasi
ilustrasi

SUKOHARJO – Hujan yang mengguyur Sukoharjo dan wilayah sekitar Sukoharjo sejak Kamis (19/2) siang kemarin mengakibatkan sejumlah sungai di Sukoharjo tak mampu lagi memuat volume air. Akibatnya sungai meluber dan masuk ke kampung-kampung.

Mulai pukul 01.00 Jumat dini hari dilakukan evakuasi di wilayah Nusupan dan Puri Gading, Kecamatan Grogol, juga di Kesongo, Gadingan dan Laban, Kecamatan Mojolaban. Tercatat sedikitnya ada sekitar 1200 warga yang terpaksa dievakuasi dan mengungsi di sejumlah titik.

Muklis, Tim SAR Kabupaten Sukoharjo mengatakan, sejak Kamis malam Tim SAR sudah standby dan melakukan persiapan di sepanjang bantaran sungai Bengawan Solo yang diwaspadai banjir.

“Sejak semalam elevasi air bengawan solo terus naik, mulai di angka 8 kita terjun ke titik rawan. Saat air meluap kita langsung melakukan evakuasi warga, terparah di Nusupan, Gadingan, Kesongo dan Laban. Pagi ini ketinggian air mencapai di angka 10 dan kecenderungan masih naik lagi, kita terus pantau dan evakuasi,” ungkap Muklis.

Sejumlah titik yang dijadikan lokasi pengungsian antara lain Masjid Al Hikmah Nusupan dan Kantor kecamatan Grogol. (MJ-12)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 4 = 2

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.