Bendung Logung Selesai Akhir Tahun

BBWS Pemali-Juana tahun 2019 menerima anggaran Rp 1,964 triliun atau menurun dari tahun 2018 sebesar Rp 2,342 triliun.

SEMARANG- Memasuki awal musim penghujan, petugas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana mengebut perbaikan tiga waduk di wilayahnya. Perbaikan difokuskan untuk Waduk Kedungombo, Bendung Logung Kudus dan Waduk Randugunting Blora.

Waduk Seloromo Gembong di Kabupaten Pati. Foto: metrojateng.com/dok

Kepala BBWS Pemali-Juana, Ruhban Ruzziyanto mengatakan, perbaikan Bendung Logung saat ini sedang digarap dengan target selesai akhir tahun ini. Lalu, waduk Randugunting saat ini masuk lelang dan tahun 2019 mulai dikerjakan.

“Proses lelang Waduk Randugunting sudah dilakukan pada 2018. Kemudian segera dikerjakan pada 2019. Tahun 2019 ada proyeksi lagi untuk pekerjaan Bendung Jragung,” ujar Ruhban, Selasa (4/12/2018).

Dana yang dipakai untuk membenahi waduk-waduk itu berasal dari anggaran Kementerian PUPR. Pada tahun 2019 BBWS Pemali-Juana menerima anggaran Rp 1,964 triliun atau menurun dari tahun 2018 sebesar Rp 2,342 triliun.

Waduk Kedungombo juga ditarget selesai akhir tahun ini. Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BBWS Pemali-Juana, Haeruddin C Maddi, memproyeksikan Waduk Kedungombo jadi sistem pengairan yang cukup besar. Ia berharap Presiden Joko Widodo meresmikan proyek revitalisasi Waduk Kedungombo. “Jadi sistem Waduk Kedungombo komplit seluas 61.000 hektare,” bebernya.

Sejauh ini ia telah membangun tiga irigasi yang terkoneksi dengan Waduk Kedungombo yakni daerah irigasi Sedadi, Sidorejo dan Klambu yang akan mengalirkan air ke tiga kabupaten sekitar waduk.

“Adapun luas tampungan air total waduk Kedungombo kurang lebih 675 juta meter kubik. Dengan ukuran efektifnya 453 juta meter kubik. Air inilah yang dipakai untuk mengaliri irigasi selama tiga musim tanam pada tiga kabupetan,” kata Haeruddin. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.