Belum Punya e-KTP, Warga Boleh Nyoblos Pakai Suket

Komisi Pemilihan Umum Jawa Tengah telah mengeluarkan aturan yang memperbolehkan warganya mengunakan surat keterangan (suket) untuk mencoblos di TPS pada 17 April nanti.

SEMARANG – Memasuki H-6 Pemilu 2019, ada kabar baik bagi warga Jawa Tengah yang belum mengantongi e-KTP. Komisi Pemilihan Umum Jawa Tengah telah mengeluarkan aturan yang memperbolehkan warganya mengunakan surat keterangan (suket) untuk mencoblos di TPS pada 17 April nanti.

 

Paulus Widiantoro, Komisioner Divisi Data dan Informasi, KPU Jateng, ketika ditemui usai rapat pleno DPTb tahap ketiga di lantai tiga kantornya, Jalan Veteran, Semarang, Jumat (12/4/2019). (fariz fardianto/metrojateng.com)

 

Aturan itu menyesuaikan hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait aturan pencoblosan diluar penggunaan e-KTP. “Suket itu kan jadi bukti kalau warga sudah rekam data e-KTP di kecamatan masing-masjng. Kalau pada tanggal 16 April besok sudah keluar suketnya, maka itu bisa dipakai buat nyoblos dengan memasukan namanya dalam daftar pemilih khusus (DPK),” kata Paulus Widiantoro, Komisioner Divisi Data dan Informasi, KPU Jateng, ketika dikonfirmasi usai rapat pleno DPTb tahap ketiga di lantai tiga kantornya, Jalan Veteran, Semarang, Jumat (12/4/2019).

Ia menegaskan bahwa MK telah memutuskan jika suket bisa digunakan untuk syarat ikut coblosan sebagai pengganti e-KTP. Para pemilik suket bisa ikut nyoblos sehabis dzuhur. Mulai pukul 12.00-13.00 WIB siang hari.Kendati demikian, ia sampai sekarang masih berusaha keras mendorong petugas Disdukcapil kabupaten/kota untuk menggebut perekaman e-KTP.

KPU, katanya memberikan kelonggaran untuk tenggat waktu perekaman e-KTP sampai hari H coblosan. “Kami dorong terus Disdukcapil untuk melakukan perekaman. Dan kami minta supaya diselesaikan sampai H-1. Kalau bisa sampai hari H tetap melayani rekam datanya sekalian,” tegasnya.

Dalam rapat pleno DPTb ketiga, pihaknya telah memastikan jumlah DPT untuk Pemilu 2019 tidak akan berubah. Jumlah warga Jateng yang ikut nyoblos pada Pemilu 2019 sebanyak 27.896.902 jiwa. Jutaan pemilih itu akan mencoblos di 115.391 TPS yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Selain itu, ada tambahan 10 TPS yang berbasis DPTb. (far)

 

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.