Belum Jera Dipenjara, Residivis Nekat Nyolong Motor

Toglek mengaku nekat mencuri motor karena tergiur imbalan uang dari rekan satu tahanan selama di Lapas Tegal.

TEGAL – Tindak kejahatan selalu muncul saat ada kesempatan dan peluang. Hal inilah yang dilakukan Uki Aji Aryo alias Toglek. Pria berusia 26 tahun ini nekat mencuri sepeda motor, saat tengah membeli minuman di sebuah warung, Senin (5/8/2019) lalu.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah didampingi Kapolsek Sumurpanggang, Kompol Suwartoyo menunjukkan barang bukti sepeda motor hasil curian Toglek dalam gelar perkara. Foto : metrojateng.com/ adithya

Ironisnya, warga Jalan Demak RT 02/ RW 08, Kelurahan Margadana ini mencuri sepeda motor Satria Fu nopol G-2428-DN di sebuah warung di Jalan Demak RT 04/ RW 08 yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.

Dalam gelar perkara, Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah mengatakan, kronologi kejadian bermula saat pelaku melihat kunci motor Satria Fu masih menempel. Pelaku yang saat itu tengah membeli minuman, secara spontan muncul niatan untuk mencuri.

“Bersama saudaranya, pelaku membeli minuman di warung. Begitu lihat ada motor yang kuncinya menempel, pelaku langsung melancarkan aksinya,” terang Kapolres, Senin (12/8/2019).

Masih dijelaskan Kapolres, pelaku terlebih dahulu menuntun sepeda motor untuk kemudian baru dijalankan di tempat sepi. Setelah itu, motor tersebut diparkirkan di sebuah tempat penitipan motor.

“Pelaku berhasil kami tangkap dari keterangan para saksi, baik penjual minuman dan penjaga penitipan motor,” imbuh Kapolres.

Diketahui, Toglek merupakan residivis kasus pencurian dompet. Pria yang belum memiliki pekerjaan ini dihukum kurungan penjara selama kurang lebih empat bulan.

Kepada metrojateng.com, Toglek mengaku nekat mencuri motor karena tergiur imbalan uang dari rekan satu tahanan selama di Lapas Tegal. Dimana untuk setiap satu unit motor tanpa surat-surat diberi harga sekitar Rp 2 juta.

“Teman tahanan minta dicarikan motor. Kalau ada, dia berani membeli Rp 2 juta,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya, Toglek bersama saudaranya, Irfan Fauzi dijerat Pasal 363 tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman pidana kurungan penjara maksimal 5 tahun. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.