Begini Rasanya Menikmati Teh Rempah di Tengah Hutan Karet Kendal

Jika anda berkunjung ke Kendal  jangan lupa untuk singgah di sebuah agro wisata Oemah Wedhang Banaranm di Desa Kalipuru Kecamatan Patean Kabupaten Kendal. Foto: metrojateng.com/MJ-01
Jika anda berkunjung ke Kendal jangan lupa untuk singgah di sebuah agro wisata Oemah Wedhang Banaranm di Desa Kalipuru Kecamatan Patean Kabupaten Kendal. Foto: metrojateng.com/MJ-01

KENDAL – Menikmati minuman dari bahan teh banyak macamnya, mulai dari teh seduh hingga teh susu. Di Kendal  ada minuman teh yang lain dari biasanya, namanya teh rempah dan terbuat dari bahan bahan alam dan rempah-rempah asli Indonesia. Rasanya hangat dan berkhasiat untuk kesehatan, karena mengandung berbagai macam rempah-rempah. Apalagi menikmati segelas teh rempah di tengah hutan karet yang asri dan rindang.

Jika anda berkunjung ke Kendal  jangan lupa untuk singgah di sebuah agro wisata Oemah Wedhang Banaran di Desa Kalipuru Kecamatan Patean Kabupaten Kendal. Ditempat ini ada satu minuman khas dan lain dari minuman teh pada umumnya karena menggunakan campuran bahan alami dan herbal.

Teh rempah dibuat dari seduan serbuk teh hitam yang dicampur dengan rempah-rempah seperti cengkeh, sereh dan daun salam. Bahan-bahan tersebut direbus dengan serbuk teh hitam berkualitas untuk menghasilkan teh rempah yang nikmat.

Semua bahan direbus hingga mendidih sedangkan untuk penyajiannya, gula yang digunakan bukan gula pasir pasir melainkan air gula murni. Bisa juga menggunakan madu sebagai pengganti gula agar teh rempah yang dihasilkan lebih berkhasiat. Menurut pengelola  teh rempah mempunyai khasiat bagi kesehatan, seperti menghangatkan badan dan menghilangkan capek dan pegal-pegal.

“Bahan dasarnya tetap teh namun yang digunakan adalah teh pilihan dari kebuh di Kaligua Brebes. Serbuk teh dicampur dengan rempah-rempah seperti cengkeh, daun salam dan sereh untuk menambah rasa hangat,” jelas Fransisca Lawalata, pengelola Oemah Wedhang.

Bagi penikmat teh, rasa dari teh  rempah berbeda dengan teh herbal atau the seduh lainnya. Rasa cengkeh dan sereh dan wangi daun salam menambah rasa teh semakin hangat dinikmati saat cuaca dingin maupun panas. “Sensasi rasa cengkeh yang kental dengan rempah-rempah khas Indonesia ini membuat terasa hangat ditenggorokan sedangkan rasa teh masih melekat,” ujar Adi Nugroho, penikmat the asal Solo.

Menikmati teh rempah semakin sedap dengan suasana agro wisata yang dikelilingi hutan karet dan arena permainan anak-anak. Tidak hanya asrinya hutan karet di tempat ini juga terdapat kebun binatang mini dengan aneka satwa seperti kelinci, monyet dan rusa.

Segelas teh rempah di oemah wedhang ini hanya dibandrol Rp 5000 untuk satu gelas teh rempah yang hangat. Selain teh rempah aneka minuman kopi langsung dari kebun kopi banaran, ada juga teh putih yang terbuat dari pucuk  teh yang diolah secara khusus serta wedhang uwuh yang kaya dengan rempah-rempah. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 1 = 2

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.