Begini Nekatnya Warga Kendal Terobos Pintu Perlintasan

Warga nekat menerobos palang perlintasan kereta api meski kereta sudah mendekat. (foto: metrojateng.com/Edi Prayinto)

 

 

KENDAL – Kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas, khususnya di perlintasan Kereta Api (KA) Kaliwungu masih sangat rendah. Pada hampir setiap pintu perlintasan yang ditutup petugas, terdapat sejumlah pengendara yang nekat menerobos. Mereka menunggu kereta melintas di depan pintu pembatas.

Deni, salah seorang pengendara sepeda motor dari Kaliwungu Kendal mengatakan, ia nekat menerobos palang pintu kereta lantaran tergesa-gesa akan menghadiri acara. Saat ia menerobos palang, kereta sudah terlihat melaju kencang mendekati perlintasan.

“Sudah biasa  mas yang penting  kereta  masih jauh. Palangnya  tidak menutup semua (seluruh lebar pintu-red) ya saya bisa menerobos. Lagian baru ada acara tergesa-gesa,” kata Deni.

Kasat lantas Polres Kendal, AKP Edi Sutisno mengatakan, hal itu mencerminkan kurangnya kesadaran masyarakat  berlalulintas. “Padahal sudah diberi pembatas dan kami  sering melakukan operasi. Namun banyak warga yang tidak jera. Ketika tidak ada petugas banyak yang menerobos palang pintu,” katanya.

Edi menyayangkan perilaku masyarakat yang tidak mengedepankan keselamatan, melainkan mengedepankan kepentingan pribadi. Dalam kurun satu tahun ini, ada lima kasus kecelakaan lalulintas pada perlintasan tanpa palang pintu di Kabupaten Kendal. Tercatat sembilan orang meninggal dunia. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

82 + = 87

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.