Bedeng Pekerja Proyek Normalisasi BKT Ludes Terbakar

Sejumlah barang berharga di dalam bedeng ludes dilahap api.

Bedeng pekerja proyek normalisasi BKT di Karangtempel terbakar. Barang di dalam bedeng habis. (metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar)

 

SEMARANG – Gudang atau bedeng pekerja proyek normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT) di Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, ludes terbakar, Jumat (22/3/2019). Beruntung saat kejadian para pekerja proyek sudah kembali bekerja usai istirahat di bedeng tersebut.

Sementara barang-barang yang ada di dalam bedeng ludes dilahap api. Seperti dua sepeda motor milik pekerja, genset, mesin vibrator, gergaji mesin, pompa air, televisi, dan alat proyek lainnya. Diduga kebakaran itu disebabkan korsleting listrik.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00. Saat itu para pekerja sudah selesai istirahat di bedeng dan kembali ke tempat kerja. Di sekitar bedeng itu hanya tertinggal dua orang pekerja yakni Fuad (69) dan Ami (47). Fuad sedang mencuci piring di luar bedeng sedangkan Ami duduk di depan bedeng.

“Saksi Ami yang ada di depan bedeng melihat kepulan asap dari dalam bedeng. Ia berusaha mendekat untuk mengambil sepeda motor tetapi ada suara ledakan, lalu api sudah besar,” kata Kapolsek Semarang Timur, Iptu Agil Widiyas Sampurna.

Dua saksi tersebut kemudian lari meminta bantuan warga untuk melapor ke pemadam kebakaran. Petugas pemadam kemudian mendatangi lokasi dan memadamkan api dalam waktu sekitar 15 menit.

“Diduga disebabkan korsleting listrik. Tetapi masih akan kami dalami lagi,” katanya.

Sementara itu menurut salah seorang pekerja bernama Samingan (35), bedeng tersebut saat kejadian memang kosong. Tidak ada orang. Bedeng tersebut berfungsi untuk menyimpan peralatan dan tempat tidur pekerja.

“Biasanya ada yang tidur di sana. Beruntung tadi itu tidak ada orang sama sekali. Kalau asal api mungkin dari korsleting listrik pada dispenser atau blower, dua alat itu selalu menyala tidak pernah mati,” ujarnya. (aka)

 

Ucapan Lebaran 1440

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.