Bea Cukai Musnahkan 2 Juta Lebih Rokok Ilegal senilai Rp 2 Miliar

Ilegal- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP A Semarang bersma aparat terkait memusnahan 2 juta lebih batang rokok ilegal di halaman KPPBC Semarang.(ist/tya)

 

SEMARANG, METROJATENG.COM  – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP A Semarang memusnahan  2.035.235 batang rokok ilegal berbagai merk dengan cara dibakar. Rokok ilegal ini  terdiri dari 2.034.515 batang Sigaret Kretek Mesin dan 720 batang Sigaret Kretek Tangan dengan perkiraan nilai  Rp 2.075.529.000,00.  

“Rokok tanpa pita cukai ini merupakan hasil penindakan jajarannya pada periode Juni sampai dengan Desember 2020,” jelas Kepala KPPBC TMP A Semarang Sucipto, di sama – sela pembakaran Rokok Ilegal belum lama ini. 

Ditambahkn Bea Cukai Semarang dalam kurun waktu Januari 2021 sampai dengan saat ini telah berhasil melakukan penindakan rokok ilegal sebanyak 23 kali dan berhasil mengamankan 3.484.046 batang rokok ilegal. Kepada Masyarakat, Kepala Bea Cukai Semarang, Sucipto, menghimbau untuk mendukung Bea Cukai Semarang dalam memberantas rokok ilegal. “Dengan peredaran rokok ilegal yang semakin minim, maka akan membantu Penerimaan Negara di Bidang Cukai yang nantinya dana tersebut kembali ke masyarakat untuk pembangunan,” tambah Sucipto.

Semwntara itu pada minggu pertama setelah Lebaran, atau  Rabu  (19/5) 2021, Bea Cukai Semarang berhasil mengamankan ratusan ball rokok ilegal siap angkut di Dusun Cumpleng Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan. Dalam Penindakan ini Bea Cukai Semarang berkolaborasi bersama dengan Pomdam IV Diponegoro, Polsek Purwodadi dan Satpol PP Grobogan.  Keberhasilan penindakan ini berawal dari informasi intelijen bahwa akan ada pengiriman rokok ilegal dengan sarana pengangkut berupa mobil minibus Avanza pada hari Rabu 19 Mei 2021. Tim yang bertugas segera meluncur untuk melakukan pengamatan terhadap target dengan ciri-ciri sesuai informasi. 

Sekitar pukul 11.00 WIB didapati kegiatan pemuatan oleh 2 orang laki-laki terhadap karton bewarna coklat yang diduga merupakan rokok ilegal yang ditimbun di rumah tinggal. Tim memperkenalkan diri dari Bea dan Cukai dan meminta izin untuk melakukan pemeriksaan terhadap barang yang dimuat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tim mendapati paket kiriman berupa 608.000 batang rokok merk Bold tanpa dilekati pita cukai. Dari hasil keterangan saksi dan barang bukti yang diamankan, penindakan ini dilanjutkan dengan proses penyidikan. Sampai saat ini telah ditetapkan seorang tersangka berinisial J.A. Tersangka J.A. diduga telah melakukan pelanggaran tindak pidana di bidang cukai Pasal 54 Undang Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007. Adapun nilai barang hasil penindakan tersebut diperkirakan sebesar Rp 620.160.000,00 sehingga potensi kerugian negara yang berhasil diamankan mencapai Rp 407.554.560,00 yang terdiri dari Cukai dan Pajak Rokok. (tya)

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.