Bea Cukai Jateng dan Jatim Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Jaringan Jawa Sumatera

Amankan 5 pelaku dan Selamatkan Kerugian Negara Rp581,09 Juta.

Rokok Ilegal- Kanwil Bea cukai Jateng – DIY bekerjasama dengan Bea Cukai Jatim berhasil amankan rokok ilegal dan ringkus 5 pelaku.(ist/tya)

 

SEMARANG,METROJATENG.COM – Sindikat pengedar rokok ilegal jaringan Jawa – Sumatera terus beraksi. Kali ini aksi mereka berhasil digagalkan berkat kerjasama Bea Cukai Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Pada hari Sabtu kemarin 14 November 2020, kami berhasil menggagalkan pengiriman rokok illegal  2 kali secara beruntun. Yang pertama pada siang hari di jalan tol Jatingaleh – Krapyak, berkat kerjasama dengan Bea Cukai Jatim I dan yang kedua pada malam hari, kolaborasi dengan Bea Cukai Kudus dan Semarang”, ungkap Padmoyo Tri Wikanto, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY.

Tri Wikanto menjelaskan, pada penindakan pertama rokoknya dikirim dari wilayah Madura, Jawa Timur dan yang kedua dikirim dari wilayah Jepara, Jawa Tengah. Dari 2 penindakan tersebut berhasil diamankan rokok diduga illegal 979.400 batang rokok berbagai merk, dengan perkiraan nilai barang  Rp998,98 Juta dan total potensi kerugian negara yang diselamatkan mencapai Rp581,09 Juta.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil BC Jateng DIY, Moch. Arif Setijo Nugroho menjelaskan kronologinya, pada hari Sabtu pagi pkl. 08.00 WIB, 14 November 2020, tim menerima informasi intelijen dari Bea Cukai Kanwil Jawa Timur I tentang adanya pengiriman rokok diduga illegal yang dibawa truk dengan nopol Sumatera yang berangkat dari Madura menuju Sumatera. Tim Kanwil dan Bea Cukai Semarang segera  melakukan patroli bersama di sepanjang Jalan Tol Salatiga-Semarang. Pukul 11.00 WIB berlokasi di Rest Area KM. 05, Jalan Tol Jatingaleh-Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, Tim melakukan penindakan terhadap sebuah Truk yang kedapatan mengangkut rokok berbagai merk tanpa dilekati pita cukai dan diduga dilekati pita cukai salah peruntukan dengan menggunakan modus di bagian belakang truk ditutupi dengan muatan karton berisi air mineral. Total rokok yang diamankan  675.400 batang dengan perkiraan nilai Rp688.908.000 dan potensi kerugian negara  Rp400.728.328,- 

Adapun pada penindakan kedua dilakukan pada malam harinya pkl. 20.30 WIB setelah beberapa jam sebelumnya tim mendapat informasi intelijen, terdapat pengiriman rokok diduga illegal dari Jepara dengan Truk bernopol Jakarta.  Tim Bea Cukai Kanwil, Semarang dan Kudus akhirnya melakukan penindakan di Jalan Tol Semarang-Batang KM. 412, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Truk tersebut mengangkut rokok berbagai merk yang dilekati pita cukai diduga palsu. Total rokok yang diamankan  304.000 batang dengan perkiraan nilai sebesar Rp310.080.000 dan potensi kerugian negara sebesar Rp180.369.280,-

Arif mengungkapkan, kasus pertama akan dilimpahkan ke Kanwil Bea Cukai Jatim I untuk penanganan lebih lanjut. Sedangkan kasus kedua akan dilakukan proses pemeriksaan di Kanwil Bea Cukai Jateng DIY. Saat ini ada 5 terperiksa dengan inisial J, Y, H dan DA. 

Terhadap pelaku peredaran rokok illegal dapat dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, dimana setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. (tya)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.