Bawaslu Sukoharjo Siagakan 500 Personel Awasi Kecurangan di Hari Tenang

Apel siaga tersebut dalam rangka mengecek kesiapan jajarannya dalam pengawasan hari tenang. Diketahui, hari tenang ini dimulai pada 14-16 April 2019. 

SUKOHARJOBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kecamatan se-Kabupaten Sukoharjo, menggelar apel siaga di Alun-alun Satya Negara, Jumat (12/4/2019). 

Apel Siaga Bawaslu Sukoharjo, Jumat (12/4/2019). Foto: metrojateng.com

Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto menjelaskan, apel siaga tersebut dalam rangka mengecek kesiapan jajarannya dalam pengawasan hari tenang. Diketahui, hari tenang ini dimulai pada 14-16 April 2019.

“Hari tenang ini adalah titik krusial, karena pada hari tenang biasanya malah terjadi proses-proses yang begitu merusak demokratis, baik money politic maupun kampanye,” kata Bambang.

Apel siaga ini dihadiri sekitar 500 petugas, yakni dari Panwascam, PPDK dan PTPS. Sementara dari hasil pantauan, terdapat 10 indikator untuk pemetanan TPS rawan. Kendati demikian, Bambang belum bisa memberikan keterangan lebih terkait TPS rawan tersebut.

Ditambahkan Bambang, 10 indikator kerawanan TPS, yakni seperti dekat dengan rumah sakit, pondok pesantren dan lokasi TPS di tempat caleg ataupun di rumah tim sukses.

“Dari indikator itu, kita merekomendasikan untuk memindahkan lokasi TPS, karena ini risiko kerawanannya cukup tinggi,” pungkasnya. (MJ-28)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.