Bawaslu Kabupaten Magelang Butuh 4.331 Pengawas TPS

Mereka akan menjadi kader-kader Keluarga Anti Money Politic (KAMP) dan Kampung Anti Money Politics. 

MAGELANG – Bawaslu Kabupaten Magelang akan merekrut sebanyak 4.331 pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mengawasi pemilu di 372 desa se-Kabupaten Magelang. Rekrutmen terbuka untuk warga Kabupaten Magelang.

Bawaslu Kabupaten Magelang membuka lowongan tenaga Pengawas TPS untuk mengawal Pemilu 2019. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang MH Habib Shaleh mengatakan, ada tiga tugas utama pengawas TPS, yakni mengawasi seluruh proses pemungutan suara agar sesuai aturan, kemudian memastikan hasil pemungutan suara di tingkat TPS, dan ketiga berperan aktif dalam mencegah politik uang selama proses Pemilu 2019. 

Dikatakan bahwa Bawaslu Kabupaten Magelang akan menjadikan pengawas TPS sebagai ujung tombak mencegah politik uang. Mereka akan menjadi kader-kader Keluarga Anti Money Politic (KAMP) dan Kampung Anti Money Politics.

“Menjadi pengawas TPS adalah tugas mulia. Mereka akan punya peran penting dalam memastikan proses pemilu sesuai ketentuan UU 7 tahun 2017,” kata Habib, Selasa (5/2/2019).

Ia menjelaskan proses rekrutmen pengawas TPS akan dilaksanakan secara terbuka dan dibuka untuk seluruh warga Kabupaten Magelang yang memenuhi syarat dan ketentuan. Proses rekrutmen akan dilakukan melalui Panwaslu di masing-masing kecamatan. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.