Bawaslu Brebes Temukan Ratusan Tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos

Penelusuran pihak Bawaslu, ada sekitar 117 eksemplar tabloid yang belum sempat dikirim ke alamat yang dituju.

BREBES – Sejumlah pengurus masjid di Kabupaten Brebes diimbau untuk tidak menyebarkan tabloid Indonesia Barokah. Hal ini menyeruak, saat Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dikonfirmasi sejumlah media, Kamis (24/1/2019) sore.

Ketua Bawaslu Brebes, Wakro tengah membaca isi tabloid Indonesia Barokah yang diamankan dari sejumlah masjid. Foto : metrojateng.com/ adithya

“Tujuannya agar masjid benar-benar bersih dari urusan politik. Untuk itu kami meminta agar pengurus masjid yang sudah menerima kiriman tabloid Indonesia Barokah untuk tidak mengedarkan atau mempublikasikan ke jamaah masjid,” terang Sekretaris DMI Brebes, Bahrul Ulum.

Terkait peredaran Tabloid Indonesia Barokah di masjid-masjid, Ulum mengaku sudah menerima informasi dari pengurus wilayah DMI Jateng. Dimana sebagian besar masjid di Jateng sudah mendapat kiriman tabloid tersebut.

Terpisah, Ketua Bawaslu Brebes, Wakro mengatakan, tabloid Indonesia Barokah ini sudah beredar di wilayah Brebes. Penelusuran pihak Bawaslu, ada sekitar 117 eksemplar tabloid yang belum sempat dikirim ke alamat yang dituju.

Adapun dari seluruh alamat penerima, mayoritas seluruhnya tertuju untuk musala, masjid serta pondok pesantren. Sementara laporan dari Panwascam, ada masjid di dua wilayah kecamatan yang sudah menerima kiriman tabloid tersebut. Masing-masing masjid di Kecamatan Brebes dan Jatibarang.

“Saat kami kroscek langsung ke Kantor Pos, ternyata masih ada 117 eksemplar yang belum dikirim. Untuk itu, kami minta kepada pihak Kantor Pos agar tidak mengirimkan terlebih dahulu, sembari menunggu kajian dewan pers,” tandasnya.

Petugas panwascam menurut Wakro diimbau untuk mengawasi peredaran tabloid di wilayah masing-masing. Mereka diberi kewenangan sebatas melakukan pemantauan dan menginventarisasi masjid, musala maupun ponpes yang sudah menerima paket tabloid ini. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.