Bawaslu Ancam Bubarkan Kampanye Sembilan Parpol

Dengan tidak pernah melaporkan susunan tim kampanye, maka para pengurus sembilan parpol tersebut dinilai tidak tertarik melaksanakan proses kampanye Pilpres, maupun Pileg.

 

Anik Solihatun, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jateng (kanan) saat ditemui di kantornya, kawasan Rumdin DPRD Jateng, Papandayan Gajahmungkur.

 

SEMARANG – Sebanyak sembilan parpol peserta Pemilu 2019 diketahui tidak tertib aturan. Mereka tidak pernah melaporkan susunan tim kampanye. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah menegaskan bakal memberi sanksi tegas, bahkan mengancam bakal membubarkan kampanye sembilan parpol tersebut.

“Jika mengacu regulasi, semua partai peserta Pemilu wajib menyerahkan susunan tim kampanyenya maksimal satu hari sebelum penetapan kampanye,” kata Anik Solihatun, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jateng kepada metrojateng.com, Selasa (8/1/2019).

Sembilan parpol tersebut masing-masing; Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Garuda, Partai Persatuan Indonesia, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Amanat Nasional, Hati Nurani Rakyat, Partai Bulan Bintang, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

Ia menilai dengan tidak pernah melapor susunan tim kampanye, maka para pengurus sembilan parpol itu berarti belum tertarik melaksanakan proses kampanye Pilpres, maupun Pileg di masing-masing kabupaten/kota.

Menurutnya mereka juga terindikasi tidak pernah memanfaatkan optimal tahapan masa kampanye yang ditetapkan oleh KPU.

“Karena kelihatan kan mereka belum pernah sekalipun melaporkan susunan tim kampanye kepada kami. Jadinya, kalau mereka ketahuan kampanye dan belum sampaikan susunan timnya kepada kami, maka mereka kami tindak. Akan kami bubarkan kalau mereka curi-curi kampanye di daerah,” tegasnya.

Sedangkan untuk tujuh parpol lainnya, lanjut Anik, saat ini sudah melaporkan susunan tim kampanyenya. Mereka terdiri dari Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Golongan Karya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Nasional Demokrat, Berkarya, Partai Keadilan Sejahtera dan Demokrat.

“Total dari 16 parpol peserta Pemilu, sembilan belum pernah sampaikan susunan tim kampanye. Dan tujuh lainnya sudah laporkan tim kampanyenya kepada kami,” tegasnya.

Di sisi lain, Anik juga mengatakan dari 20 caleg DPD RI yang maju untuk daerah pemilihan Jawa Tengah, terdapat 10 caleg di antaranya yang belum punya tim kampanye. Kemudian 10 caleg lainnya sudah punya tim kampanye dan telah dilaporkan kepada Bawaslu.

“Yang belum lapor soal tim kampanye itu caleg DPD di antaranya atas nama Abdul Kholik, GKR Ayu Koes Indriyah, Darwito,” tutupnya. (far)

 

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.