Bawaslu Ajak Keluarga Tangkal Politik Uang

Bawaslu Kabupaten Magelang merencanakan merekrut 20 ribu keluarga hingga pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang. 

MAGELANG – Ketua Bawaslu RI Abhan melaunching Keluarga Anti Money Politics (KAMP) di Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Minggu (20/1/2019). Program ini merupakan kelanjutan dari kampung Anti Money Politics Bawaslu Kabupaten Magelang menjelang Pilkada serentak 2018 lalu.

Deklarasi Keluarga Anti Money Politics (KAMP) yang dihadiri Ketua Bawaslu RI, Abhan di Lapangan Drh Soepardi, Minggu, (20/1/2019). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Dengan deklarasi ini mari kita cegah money politics, kita lawan politisasi SARA dan mari tolak hoaks. Pilihlah pemimpin yang tidak terkooptasi hoaks dan politik uang,” kata Abhan.

Launching KAMP yang berlangsung di Lapangan Drh Soepardi ini ditandai dengan pelepasan balon Anti Hoaks dan Deklarasi Anti Money Politics, dan Politisasi SARA. Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho, Sekda Adi Waryanto, Ketua Bawaslu Magelang MH Habib Shaleh, dan Presidium Mafindo Puguh Tri Warsono.

Abhan menyampaikan terima kasih kepada Bawaslu KaBupaten Magelang yang gencar memerangi hoaks, politik uang dan politisasi SARA. Ia mendorong agar Keluarga Anti Money Politics digencarkan hingga ke seluruh pelosok-pelosok kampung. Rumah-rumah anggota Keluarga Anti Money Politics nantinya juga akan ditempeli stiker Anti Money Politics.

Deklarasi Anti Money Politics, Hoax dan Politisasi SARA ini merupakan hasil kolaborasi antara PWI Kabupaten Magelang, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), Polres Magelang, Pemkab Magelang, Karang Taruna, KPU, KNPI, Bawaslu Kabupaten Magelang, Panwascam dan Panwasdes se-Kabupaten Magelang serta ratusan anggota masyarakat.

Kapolres menilai dukungan dan keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan program Bawaslu Kabupaten Magelang yakni Keluarga Anti Money Politics. “Mari bersama kita cegah hoaks dan politisasi SARA. Polisi tidak akan segan menindak pelaku hoax,” tandas Yudianto.

Terkait Keluarga Anti Money Politics (KAMP), Bawaslu Kabupaten Magelang merencanakan merekrut 20 ribu keluarga hingga pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.