Bawang Merah dan BBM Masih jadi Pemicu Inflasi

Penyebab utama inflasi Jawa Tengah bulan November adalah kenaikan harga bawang merah dan BBM.

SEMARANG- Kenaikan harga bawang merah dan bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi pemicu inflasi di Jawa Tengah pada bulan November 2018.

Petani bawang merah di Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal sedang menyirami bawang merah. Dalam waktu dua minggu mereka akan melakukan panen. Foto : Metrojateng.com

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, penyebab utama inflasi Jawa Tengah bulan November adalah kenaikan harga bawang merah dan BBM. Selain itu, disusul kenaikan harga beras, telur ayam ras, angkutan udara dan semen.

“Bawang merah dan BBM masih jadi penyumbang inflasi bulan November. Kondisi itu sama dengan bulan Oktober,” ungkapnya, Senin (3/12/2018).

Sejumlah komoditas yang menahan laju inflasi yakni adalah turunnya harga semangka, bawang putih, kangkung, bayam, dan pepaya. Secara komponen, inflasi di Jawa Tengah terjadi karena kenaikan indeks pada semua kelompok pengeluaran yaitu kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,43 persen.

Sentot mengatakan, inflasi terjadi di enam kota SBH di Jawa Tengah. Inflasi Kota Purwokerto tertinggi sebesar 0,32 persen dengan IHK sebesar 131,18, Kota Clacap sebesar 0,31 persen dengan IHK sebesar 137,11 dan Kota Kudus 0,29 persen dengan IHK sebesar 140,25. Lalu, Kota Tegel sebesar 0,26% dengan IHK sebesar 130,74 dan Surakarta sebesar 0,22% dengan IHK 128,57.

“Inflasi terendah terjadi di Kota Semarang sebesar 0,21 persen dengan IHK sebesar 132,22,” katanya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.