Baru Dilantik, 17 Anggota Dewan Kota Semarang Absen Rapat Paripurna

Masa sidang pertama tahun 2019 sesuai tatib dewan telah kuorum. 

SEMARANG – Setelah dilantik dan diambil sumpahnya kemarin, Anggota DPRD Kota Semarang masa jabatan 2019-2024 menggelar rapat paripurna dengan agenda pembukaan masa persidangan satu tahun 2019 di Gedung DPRD Kota Semarang, Balai Kota, Kamis (15/8/2019).

Rapat paripurna anggota dewan masa jabatan 2019-2024 dengan agenda pembukaan masa persidangan satu tahun 2019 di Gedung DPRD Kota Semarang, Balai Kota, Kamis (15/8/2019). Foto: metrojateng.com/masrukhin abduh

Sebanyak 17 anggota dewan absen, tidak terlihat hadir hingga kegiatan rapat paripurna selesai. Sementara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita G Rahayu ikut hadir meskipun tidak diberikan kesempatan untuk menyampaikan apapun.

Rapat paripurna yang sempat molor sekitar setengah jam dari yang dijadwalkan dimulai pukul 10.00, dipimpin oleh Ketua Sementara DPRD Kota Semarang Kadarlusman dan Wakil Ketua Sementara Abdul Majid. Rapat berlangsung hanya sekitar setengah jam selesai.

Jumlah anggota dewan baru sebenarnya tercatat ada sebanyak 50 orang terdiri 33 anggota dewan periode 2014-2019 dan 17 nama baru. Namun, Sekretaris DPRD Kota Semarang Eko Cahyono membacakan kuorum peserta yang hadir mengikuti rapat hanya 33 orang.

‘’Berdasarkan daftar hadir anggota dewan untuk rapat paripurna, ada 33 anggota dewan yang hadir dan 17 lainnya segera menyusul,’’ kata Eko Cahyono.

Ketua Sementara DPRD Kota Semarang Kadarlusman mengatakan masa sidang pertama tahun 2019 sesuai tatib dewan telah kuorum. Karena itu dia memerintahkan Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Semarang untuk membacakan sambutan.

Sementara Abdul Majid mengungkapkan, pimpinan dewan sementara telah menyusun rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dewan baru, salah satunya dimulai dengan rapat paripurna masa sidang persidangan pertama tahun 2019 ini.

‘’Kegiatan pembentukan fraksi dan alat kelengkapan dewan, penyusunan tatib, hingga pembentukan pimpinan dewan definitif dan kegiatan lainnya sesuai peraturan perundang-undangan,’’ tegasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.