Balkondes “The Gade Village”, Bernostalgia di Kaki Bukit Menoreh

Saat ini sudah ada 17 balkondes yang dibangun oleh Kementerian BUMN

MAGELANG – Event-event menarik bakal digelar di lapangan sepakbola Desa Ngargogondo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara datang ke desa ini. Lapangan ini berada di dekat Bukit Menoreh dengan pemandangan yang indah sehingga memiliki daya tarik tersendiri.

Dirut Pegadaian Sunarso bersama dengan Staf Khusus II Kementerian BUMN saat jumpa pers di Balkondes Ngargogondo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, Senin (3/9/2018). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Terlebih lagi di Bukit Menoreh ini pernah ada cerita bersambung yang ditulis SH Mintaraja berjudul Api Di Bukit Menoreh. Ini menjadi inspirasi untuk membuat event yang menarik, sehingga orang-orang zaman dulu akan bisa bernostalgia,” kata Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Sunarso saat jumpa pers peresmian Balkondes ‘The Gade Village” di Desa Ngargogondo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, Senin (3/9/2018).

“Tunggu event menarik yang bakal kita gelar di lapangan ini. Saya sudah diwanti-wanti sama Pak Kades, tidak boleh menghilangkan lapangan. Jadi akan kita manfaatkan sebaik mungkin,” janji Sunarso.

Pria asli Pasuruan Jatim itu menambahkan, Balkondes The Gade Village bersebelahan dengan lapangan bola. Balkondes ini dibangun sebagai dorongan dari Pegadaian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Pegadaian juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan desa wisata yang berstandar internasional di kawasan Candi Borobudur.

Menurut Sunarso tren desa wisata memainkan peranan penting sebagai kekuatan soft power Indonesia. Seperti halnya yang sudah dilakukan di Jepang, Belanda dan negara lainnya.

Ekonomi Kerakyatan

Staf Khusus II Menteri BUMN, Judoth Jubiliana Navarro Dipodiputro menambahkan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki komitmen untuk membangun ekonomi kerakyatan.

“Saya sangat gembira karena tadi saya dengar Balkondes ini sepenuhnya dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat, mulai dari hal yang besar sampai yang terkecil,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini sudah ada 17 balkondes yang dibangun oleh Kementerian BUMN. Dalam waktu dekat akan dibangun lagi dua balkondes dan diharapkan akan genap 20 balkondes.

“Sejak keberadaan balkondes ini satu setengah tahun yang lalu, jumlah kunjungan wisatawan sudah semakin meningkat,” ungkapnya.

Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Candi Borobudur, semakin banyak yang memilih menginap di balkondes, maupun home stay yang ada di sekitar candi. “Biasanya wisatawan mancanegara itu dalam melihat relief selalu lebih dari satu hari, karena mereka ingin detail. Daripada harus kembali ke Yogyakarta yang cukup jauh, lebih baik menginap di sekitar candi,” terang Judith.

Peresmian balkondes ini dimeriahkan dengan festival layang-layang yang diadakan di lapangan setempat. Berbagai bentuk layangan terlihat menghiasi langit di atas Bukit Menoreh. Pemenang, nantinya akan memperoleh tabungan emas dari Pegadaian. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.