Balita Tewas Tertimbun Longsor saat Tidur Pulas

Selama 20 menit tertimbun reruntuhan, keduanya baru bisa diangkat.

Kamar tempat bayi dan ibunya, Desti, tertimbun longsor. (Ahmad Khoirul Asyhar/metrojateng.com)

 

SEMARANG – Balita 15 bulan, ANN,  tewas setelah tertimpa reruntuhan tembok rumah dan tanah longsor. Sementara ibunya, Desti Ristiana (22), hingga saat ini masih merasakan sakit pada bagian tubuhnya dan harus menjalani rawat jalan.

 

Keduanya merupakan korban tanah longsor di Jalan Tumpang 1, RT 01 RW 09, Gajahmungkur Dalam, Kecamatan Gajahmungkur, pada Kamis (7/2/2019) malam. Saat peristiwa terjadi, keduanya sedang tidur di dalam kamar.

 

“Keduanya tidur di kamar, tiba-tiba longsor. Lalu ayahnya atau suami dari Desti langsung mencari pertolongan ke warga,” ujarnya.

 

Suami korban, Muhammad Rizki Muttaqin (23), dibantu warga sekitar langsung berusaha menyelamatkan bayinya, ANN dan Desti yang tertimbun runtuhan tembok dan tanah. Sekitar 20 menit setelah kejadian keduanya baru bisa diangkat dan dibawa ke rumah sakit. “Anaknya tertimbun tanah, kalau ibunya tertimbun sampai bagian dada. Warga mencoba menyelamatkan dengan menggali memakai tangan dan alat seadanya,” terang Suyono.

 

Kapolsek Gajahmungkur Kompol Rochana Sulistyoningrum mengatakan korban bayi meninggal dalam perjalanan ke RS Elisabeth Semarang. Sementara Desti setelah kejadian dibawa ke RSUP Dr Kariadi Semarang. “Korban meninggal satu orang, umurnya 15 bulan. Kalau ibunya kondisinya sudah sedikit membaik. Tadi sudah dibawa pulang ke rumah, rawat jalan,” katanya.

 

Terkait penyebab longsor, Rochana belum dapat memastikan. Dugaan sementara dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi malam itu.

 

“Kami sudah imbau ke masyarakat di tengah cuaca ekstrem seperti ini untuk waspada, terutama di daerah yang rawan longsor. Kami juga imbau untuk giatkan siskamling, selain untuk antisipasi kejahatan juga untuk mengurangi risiko apabila terjadi bencana alam,” pungkasnya. (har)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.