Baliho Jokowi di Salatiga dan Boyolali Berada di Zona Terlarang

Baliho itu kemudian dicopot oleh Satpol PP.

SEMARANG- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah menyatakan pemasangan sejumlah baliho bergambar capres Joko Widodo yang mengenakan mahkota raja, karena telah
melanggar aturan.

Bawaslu Jawa Tengah.

Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Rofiuddin, baliho tersebut dipasang di lokasi yang menjadi zona terlarang.

Zona terlarang yang dimaksud Rofiuddin mencakup tempat-tempat pendidikan, rumah sakit negeri, rumah ibadah, tiang listrik, pohon maupun pemasangan di mobil pelat kuning.

“Kalau itu melanggar aturan ya Bawaslu berhak menertibkan. Jadi kami tidak memandang ini gambar siapa dan siapa yang memasang. Tapi dari sisi di situ ada pelanggaran pemasanganya. Nah kami tertibkan,” kata Rofiuddin, Selasa (13/11/2018).

Seperti diketahui, sejumlah baliho bergambar Jokowi yang memakai mahkota raja ditemukan di sepanjang titik Salatiga dan Boyolali. Baliho itu kemudian dicopot oleh Satpol PP.

Rofiuddin menjelaskan Satpol PP dilibatkan dalam pencopotan baliho itu karena menjadi perangkat yang diperlukan oleh KPU dan Bawaslu.

“Tidak kami sendiri. Tapi dengan Satpol PP. Karena aturan pemasangan baliho itu mengikuti Perwal, Perbup, Perda di tiap daerah. Kita mengacu menggunakan aturan itu,” tutupnya. (far)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.