Bahas Pemekaran Wilayah Kota Semarang, Dewan Belum Pastikan Kapan Terealisasi

Rencana pemekaran wilayah tersebut baru sebatas usulan dan sedang dalam tahap pembahasan.

SEMARANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Kadarlusman mengatakan, rencana pemekaran wilayah Kota Semarang baru sebatas usulan. Kapan realisasi wacana pemekaran wilayah tersebut masih belum dipastikan.

Kawasan Simpang Lima Semarang. Pemkot Semarang berencana melakukan pemekaran wilayah kecamatan dan kelurahan. Foto: metrojateng.com/dokumentasi

Isu pemekaran wilayah Kota Semarang sempat kembali menjadi topik perbincangan hangat di tengah masyarakat. Namun Dewan memastikan rencana pemekaran wilayah tersebut baru sebatas usulan dan sedang dalam tahap pembahasan.

Pilus, sapaannya ketua Dewan, menegaskan memang benar nantinya diperlukan pemekaran wilayah di Kota Semarang. Karena saat ini jumlah kecamatan dan kelurahan di wilayah ibu kota Jawa Tengah ini sangat tidak berimbang.

‘’Kan idelanya satu kecamatan di Kota Semarang hanya membawahi 5 sampai 7 kelurahan, tapi kenyataan saat ini satu kecamatan bisa membawahi 15 sampai 17 kelurahan,’’ katanya, Senin (18/11/2019).

Dengan kondisi yang tidak ideal tersebut, Pilus menuturkan pemerintah kota menjadi sulit untuk mengontrol dan mengawasi serta melakukan pemetaaan terhadap keberadaan penduduk yang tinggal di wilayah Kota Semarang.

Namun Pilus mengakui, belum mengetahui dengan pasti kapan teralisasinya wacana pemekaran wilayah tersebut. Sebab hal tersebut masih memerlukan pengkajian yang mendalam.

“Belum tahu pasti karena masih banyak yang harus dipersiapkan, rencana pemekaran adalah rencana besar, tidak bisa terburu buru,” tegasnya.

Untuk diketahui bila mengacu dengan idealitas, maka jika rencana pemekaran wilayah terealisasi, nantinya Kota Semarang bakal memiliki 12 kecamatan baru dengan sekitar 200 lebih kelurahan. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.