Badan Narkotika Peringatkan Bahaya Penyalahgunaan Pembalut

Sari pati air dari rebusan pembalut yang disalahgunakan untuk memperoleh sensasi ‘fly’.

SEMARANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah menemukan penyimpangan remaja yang menyalahgunakan pembalut perempuan.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Muhammad Nur, menunjukkan barang bukti dan foto pelaku yang ditembak mati, saat rilis kasus di kantornya, Jalan Madukoro, Semarang Barat, Kota Semarang, Jumat (2/11/2018). Foto: metrojateng.com/Efendi

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Tengah, AKBP Suprinarto mengatakan, sejumlah remaja terendus melakukan penyimpangan dengan mengonsumsi sari pati air dari rebusan
pembalut yang disalahgunakan untuk memperoleh sensasi ‘fly’.

“Dulu mereka kerap mengorek-orek tempat sampah untuk mencari pembalut bekas di tempat-tempat sampah lalu direbus. Tapi kini sudah menggunakan pembalut baru. Pembalut itu kan ada gelnya yang berfungsi menyerap darah haid, itu yang bikin fly. Tapi untuk kandungannya apa di dalam gel itu saya kurang tahu pasti,” ungkapnya, Rabu (7/11/2018).

Para remaja yang kecanduan air rebusan pembalut berusia 13-16 tahun. Keberadaan mereka, menurut Suprinarto tersebar di kawasan pinggiran Purwodadi, Kudus, Pati, Rembang, dan Kecamatan Semarang Timur.

Suprinarto menduga keterbatasan ekonomi menjadi alasan remaja tersebut memilih menenggak air rebusan pembalut.

“Sabu-sabu pada kelompok tertentu memang mahal, sehingga anak jalanan juga pengin seperti itu. Sebagai gantinya mereka mencari gantinya dengan meminum air dari rebusan pembalut. Itu tetap berbahaya bagi kesehatan,” katanya.

Psikolog Unika Soegijapranata Semarang, Indra Dwi Purnomo, tak menampik adanya fenomena yang belakangan marak terjadi di kalangan remaja itu. Tapi kejadiannya tidak hanya di Jateng. Di Karawang Jawa Barat dan Yogyakarta juga banyak ditemukan kasus serupa.

Dari dulunya meminum obat batuk yang dioplos. Saat ini memilih mencari rebusan pembalut perempuan. Mereka pun mengonsumsi dengan berkelompok. “Banyak anak yang sudah kecanduan minum air rebusan pembalut ini,” katanya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.