Awas! Jateng Rawan Disapu Puting Beliung

Mendung gelap, hujan lebat, angin kencang mudah memicu terjadinya fenomena puting beliung. Kehadirannya yang sangat cepat membuat sulit diprediksi.

Awan hitam hampir setiap hari berarak di atas langit Kota Semarang. (Fariz Fardianto/metrojateng.com)

SEMARANG – Memasuki siklus puncak musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Tengah mengingatkan warganya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya puting beliung.

Sarwa Pramana, Kepala BPBD Jawa Tengah menyatakan saat musim penghujan seperti saat ini, kemunculan puting beliung menjadi sulit diprediksi.

“Dan di Jawa Tengah, semua wilayahnya sangat rawan terkena angin kencang. Karena kalau sudah mendung sangat gelap, hujannya lebat, pasti anginnya menjadi sangat kencang. Fenomena itu bisa berubah jadi puting beliung. Bisa juga jadi angin ribut,” tuturnya kepada metrojateng.com, Kamis (17/1/2019).

Ia menyebut bahwa semua daerahnya memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana puting beliung.

Lebih jauh, ia menguraikan suhu udara yang berubah drastis dari panas menjadi dingin yang disertai hujan lebat dengan munculnya awan mendung yang pekat, berpotensi membentuk pusaran angin kencang yang bergerak tidak beraturan.

Ia menjelaskan sesuai analisa BMKG, puncak musim penghujan bakal terjadi mulai Januari sampai Februari nanti. Akan tetapi, tambahnya dengan melihat perubahan cuaca yang pesat, kemungkinan dampaknya masih akan dirasakan warga sampai Maret nanti.

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada warga supaya menggiatkan ronda malam lagi. Hal ini bermanfaat untuk meminimalisasi kerugian materiil dan korban jiwa yang diakibatkan bencana alam terutama longsor dan puting beliung.

“Ronda malam itu sekarang sangat efektif memberitahukan warga jika ada bencana muncul. Ya sekedar berjaga di malam hari sambil ngopi bareng, itu enggak apa-apa, yang penting bisa saling mengingatkan antar warga bila ada bencana yang berpotensi muncul di daerah masing-masing,” ujar Sarwa. (far)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.