Awal Tahun, Pengunjung Taman Jurug Tembus 25 Ribu

Meningkatnya jumlah pengunjung dimulai sejak 22 Desember 2018 hingga puncaknya 1 Januari 2019

SOLO – Puluhan ribu pengunjung memenuhi objek wisata Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) di hari pertama 2019. Sebanyak 25.000 pengunjung tercatat memasuki taman yang menyajikan berbagai aneka satwa dan permainan tersebut.

Taman Wisata Taru Jurug jadi primadona di awal 2019. Foto: metrojateng.com

Dirut TSTJ, Bimo Wahyu Dasir Santoso mengatakan, meningkatnya jumlah pengunjung dimulai sejak 22 Desember 2018 hingga puncaknya tanggal 1 Januari 2019. Kebanyakan para pengunjung berasal dari luar Kota Solo.

“Sejak tanggal 22 Desember lalu pengunjung mulai naik mulai dari 5.000, 7.000, dan ini puncaknya 25.000,” ujarnya saat ditemui di TSTJ, Selasa (1/1/2019).

Membeludaknya pengunjung tersebut membuat Manajemen TSTJ kewalahan. Bahkan pihak TSTJ menyediakan tiket secara menual, padahal seharusnya tiket dipesan secara digital. Tak hanya itu, kantong parkir yang disediakan juga penuh.

“Kita sampai buka tiga pintu masuk loket, dan juga kantong parkir di luar TSTJ,” jelas Bimo.

TSTJ masih menjadi primadona wisatawan dari luar Kota Solo untuk berlibur. Seperti yang diungkapkan oleh Ngatiyem (63) pengujung asal Gemolong, Sragen.

Ia mengaku senang bisa membawa anak cucunya berlibur setiap tahun baru di TSTJ. “Ya di sini setiap tahun baru, sudah tiga kali ini. Di sini enak ada tempat duduknya dan suasananya juga adem,” katanya.

Taman Satwa Taru Jurug sendiri merupakan kebun binatang satu-satu yang berlokasi di Solo. Obyek wisata di pinggir Sungai Bengawan Solo ini sudah dikunjungi sebanyak 512 ribu pengunjung di 2018. Jumlah tersebut terus naik bila dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 400 ribu pengunjung. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.