Atap Kelas Tersapu Puting Beliung, Siswa SD Srondol Kulon Mengungsi

Awalnya ada siswa melihat atap kantin seperti terbang tersapu angin. Ia juga melihat awan di langit membentuk lingkaran perputar seperti spiral.

SEMARANG – Atap ruang kelas di SDN Srondol Kulon 01 Semarang roboh setelah tersapu angin puting beliung. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun sejumlah siswa terpaksa harus mengungsi lantaran ruang kelasnya tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Kepala sekolah, Kurniawati mengatakan peristiwa puting beliung tersebut terjadi pada Kamis (24/1/2019) sekitar pukul 13.45. Beruntung, proses belajar mengajar di sekolah tersebut telah usai, sehingga tidak ada korban akibat peristiwa tersebut.

“Jadi memang proses belajar mengajar sudah selesei, sebagian besar siswa sudah pada pulang. Cuma masih ada anak-anak yang ikut kegiatan menari tapi tidak dekat sana,” ujar Kurniawati, Jumat (25/1/2019).

Kurniawati menjelaskan, awalnya ada siswa yang melihat atap kantin seperti terbang tersapu angin. Ia juga melihat awan yang berada di atas membentuk lingkaran dan perputar seperti spiral.

Kepanikan pun dirasakan oleh Kurniawati pun sejumlah siswa yang masih berada di sekolah. Mereka langsung bergegas meninggalkan lokasi dan berkumpul untuk menyelamatkan diri.

“Kami langsung lari, anak-anak ada yamg melihat gentengnya pada terangkat dan jatuh. Alhamdulillah anginnya tidak lama dan kami langsung kumpul,” kata Kurniawati.

Angin yang datang tiba-tiba tersebut mengakibatkan sejumlah kerusakan di gedung sekolah yang dibangun sejak 1976 itu. Ruangan yang rusak parah adalah ruang kantin, namun ruang kelas 5B yang ada di sebelahnya juga terdampak. Untuk berjaga-jaga, para siswa dipindah kelasnya.

Kurniawati menjelaskan pagi tadi, para siswa menempati Musala karena ruang guru masih dipersiapkan sebagai kelas darurat. Sedangkan guru menempati ruang kepala sekolah dan beberapa ruang lainnya sembari menunggu perbaikan gedung. (fen)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.