Asyik, Bakal Ada Eskalator di Pedestarian dan Jembatan Kaca di Semarang

Bagaimana jadinya kalau pedestrian dimodifikasi menggunakan teknologi eskalator. Mungkin, pejalan kaki bakal lebih manja untuk melangkahkan kaki di pedestrian. Cukup dengan berdiri sembari bersantai ria, eskalator akan mengantar warga ke tujuan.

 

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

 

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan membangun hal unik. Yaitu membangun eskalator yang ditempatkan di pedestarian jalur Lawang Sewu menuju Paragon Mall. Ditargetkan paling lambat tahun 2020 pembangunan eskalator ini sudah bisa dilakukan.

“Ada yang unik, yang akan kami kembangkan, tapi belum bisa kita bangun tahun ini. Apa itu? Yaitu eskalator yang kami tempatkan di pedestarian. Jalurnya adalah dari Lawang Sewu menuju ke Paragon, Jalan Pemuda,’’ kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Selasa (15/1/2019).

Hendi, sapaan akrabnya, mengaku tak bisa menjelaskan lebih banyak mengenai pembangunan eskalator ini. Sebab, saat ini rencana pembangunan baru masuk tahap detail engineering design (DED).

“Saya nggak mau cerita dulu, karena ini baru masuk tahap DED. Tapi insyaAllah kami berjanji, paling telat 2020 kegiatan itu sudah bisa kita kerjakan,’’ ujarnya.

“Jadi nanti kawan-kawan sekalian ada yang unik di Semarang, yang nanti di tahun 2020 kalau mau jalan, capek, di trotoar ada eskalatornya. Bisa jalan sendiri,’’ tegasnya.

Selain eskalator di pedestarian, Hendi menambahkan, Pemkot Semarang juga akan membangun hal menarik lainnya. Yaitu pembangunan jembatan kaca, yang rencana akan dibangun di daerah Kecamatan Gunungpati.

“2018 kita sudah ubah sebagian wajah kota (menjadi lebih baik). Nah di 2019 kami akan selesaikan hal-hal yang selama ini kami terus lakukan kajian dan koordinasikan,’’ tandasnya. (duh)

 

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.