Asprov PSSI Jateng Janji Serius Benahi Wasit

Pada kompetisi 2018, klub tuan rumah yang selama ini mendapatkan kewajiban untuk membayar gaji wasit yang bertugas.

SEMARANG – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah berjanji akan membenahi aspek perwasitan untuk meningkatkan kualitas kompetisi. Pembayaran wasit nantinya tak lagi dibebankan kepada klub, melainkan menjadi tanggung jawab Asprov.

Kongres Tahunan Asprov PSSI Jateng di Hotel Candi Indah Semarang, Sabtu (9/2/2019). Foto: metrojateng.com

Pembahasan tersebut mengemuka dalam Kongres Tahunan Asprov PSSI Jateng yang berlangsung di Hotel Candi Indah Semarang, Sabtu (9/2/2019). Ketua Asprov PSSI Jateng, Edi Sayudi mengatakan, saat ini pihaknya punya tugas berat untuk mengembalikan kredibilitas organisasi yang tercoreng karena kasus match fixing.

“Harus kita akui bahwa saat ini terjadi krisis kepercayaan terhadap PSSI Jateng. Ini tentunya jadi tantangan, kita juga harus bersedia dikritik. Tapi, perbaikan bukan cuma pribadi, klub juga jangan lagi menawarkan sesuatu kepada perangkat pertandingan,” kata dia.

Untuk mempersempit peluang terjadinya match fixing, pihaknya berencana melakukan perubahan sistem pembayaran kepada wasit. Edi menyebut pada kompetisi 2018, klub tuan rumah yang selama ini mendapatkan kewajiban untuk membayar gaji wasit yang bertugas.

”Sebenarnya dulu pernah, PSSI yang membayar gaji wasit tapi karena dana hibah dari pemerintah tidak turun, sehingga pembayaran kami serahkan kepada klub penyelenggara pertandingan,” imbuhnya.

Dengan sistem seperti itu, menurutnya sangat sulit menjaga independensi wasit. “Sebab tuan rumah tidak hanya membayar wasit, melainkan juga menyediakan hotel tempat menginap, dan mengajak makan malam sehari sebelum pertandingan. Ini sangat¬†berdampak kepada mental wasit,” Edi menambahkan.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Asprov PSSI Jateng Purwidyastanto mengatakan, tahun ini ada beberapa agenda yang menjadi bagian dari program football development.

“Kami rutin melakukan pengembangan¬†unsur kepelatihan maupun perwasitan. Termasuk penyegaran wasit-wasit C1 dan C2. Saat ini Asprov PSSI Jateng memiliki satu wasit berlisensi FIFA dan ke depan mudah-mudahan terus bertambah,” katanya. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.