ASN Polri Luka Parah Diamuk Pemuda Mabuk

Tidak butuh waktu lama pelaku diringkus dan diamankan di Mapolsek Kendal Kota. Pelaku mengaku mabuk dan emosi kepada teman wanitanya saat ditagih utang.

KENDAL – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri menjadi korban penganiayaan seorang pemuda mabuk saat melerai keributan di depan sebuah minimarket. Korban mengalami luka parah dan kini dirawat di rumah sakit, sementara pelaku penganiayaan diamankan di Mapolsek Kendal Kota.

ASN Polri yang terluka akibat dianiaya pemuda mabuk. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Dari rekaman CCTV minimarket terlihat aksi penganiayaan terhadap ASN Polri yang menjabat Kasium Polsek Kota Kendal, Muhamad Yahya dilakukan saat pelaku Wahyu Wibowo warga Patukangan Kendal terlibat ceckok dengan teman wanitanya. Pelaku terlihat mendorong teman wanitanya dan menganiaya di depan minimarket Ketapang Kendal.

Sejumlah orang yang melihat tidak berani melerai. Yahya mencoba menolong teman wanita pelaku. Dia mendorong pelaku untuk melerai, namun pelaku malah emosi dan kemudian mendorong dan memukul korban.

Pelaku memukul menggunakan papan parkir yang ada di minimarket berulang kali. Karena terpojok korban kabur dan meminta tolong karyawan minimarket. Muhammad Yahya harus mendapat perawatan di ruang bougenvil RSDU Soewondo Kendal karena luka di kepala dan bagian tubuhnya.

“Saya melihat perempuan dipukuli dan dicekik oleh pelaku, saya mencoba menolong. Tapi dia malah balik menyerang dengan brutal,” kata Yahya, Rabu (3/3/2019)

Tidak butuh waktu lama pelaku diringkus dan diamankan di Mapolsek Kendal Kota. Pelaku mengaku mabuk dan emosi kepada teman wanitanya saat ditagih utang.

“Saya emosi kemudian menganiaya teman saya dan semakin emosi saat korban melerai. Dalam kondisi mabuk saya makin kalap mendorong dan memukul menggunakan besi berberapa kali,” ujarnya.

 

 

 

Kapolsek Kendal Kota, Iptu Primadhana Bayu Kuncoro mengatakan, pelaku bakal dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan berat. “Korban merupakan anggota kami, Kasium Polsek Kendal Kota yang mencoba menolong tetapi malah menjadi korban penganiayaan pelaku,” terang kapolsek. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.